
KUTACANE —agaranews, com
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara menegaskan keseriusannya dalam mempercepat pembangunan dari tingkat desa. Hingga awal Juli 2025, pencairan Dana Desa Tahap II telah mencapai lebih dari Rp65 miliar. Dana tersebut telah tersalurkan ke 129 kute (desa) yang tersebar di seluruh penjuru kabupaten.
Langkah ini menjadi bagian penting dari agenda strategis Pemkab Aceh Tenggara dalam mendorong pembangunan infrastruktur dasar, ketahanan pangan, serta penguatan ekonomi berbasis masyarakat desa.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Aceh Tenggara, H. Syukur Selamat Karo Karo, S.E., M.Si., Ak., CA, menyampaikan langsung laporan ini kepada Bupati. Ia menyebut bahwa proses pencairan berjalan lancar berkat koordinasi erat antara pemerintah kabupaten, kecamatan, dan aparatur desa.
> “Alhamdulillah, proses pencairan berjalan tanpa hambatan berarti. Kami yakin seluruh desa akan dapat mengelola dan merealisasikan dana ini secara tepat, cepat, dan sesuai regulasi,” ungkap Syukur.
Menanggapi laporan tersebut, Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, memberikan apresiasi atas sinergi semua pihak. Ia menegaskan bahwa Dana Desa harus dikelola dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi aktif masyarakat.
> “Dana desa adalah instrumen pembangunan dari bawah. Ini menyentuh langsung kebutuhan rakyat. Minggu ini, seluruh pengulu kute akan kami kumpulkan untuk diberikan arahan teknis penggunaan dana, agar tepat sasaran dan berdampak nyata,” ujar Bupati.
Bupati juga menyampaikan bahwa pendampingan dan pengawasan akan diperkuat untuk memastikan efektivitas penggunaan anggaran desa. Ia berharap, dengan tata kelola yang baik, Dana Desa mampu menjadi penggerak utama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa dan menekan kesenjangan pembangunan antarwilayah.
Langkah Pemkab Aceh Tenggara ini juga sejalan dengan arahan pemerintah pusat dalam memaksimalkan Dana Desa untuk pemulihan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan. Selain infrastruktur dan ekonomi, Dana Desa juga diarahkan untuk mendukung program prioritas lainnya seperti layanan dasar, pemberdayaan perempuan, dan pelestarian lingkungan berbasis komunitas.
Ady


































