Diduga Ketua Gapoktan Kampung Gedung Meneng Baru Korupsi Kan Dana Olahan Lahan Tahun 2024/2025

KAPERWIL PROV. LAMPUNG

- Redaksi

Jumat, 11 Juli 2025 - 07:21 WIB

50130 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulang Bawang – Diduga oknum ketua Gapoktan kampung Gedung Meneng Baru, Kecamatan Gedung Meneng, Kabupaten Tulangbawang korupsi kan dana bantuan olahan lahan rawa tahun 2024/2025,

Menurut keterangan dari salah satu petani yang lahannya masuk dalam Oplah, sekaligus namanya tidak mau disebutkan dalam pemberitaan ini mengatakan

“Pak apa bener yang bapak sampaikan itu, Dan apa bener ada bantuan olahan lahan untuk kami petani yang masuk oplah dapat bantuan dana 900 ribu per hektar, Soalnya kami belom pernah dengar pak adanya bantuan seperti itu, baik dari Ketua Gapoktan Mas Juni atau dari pak Babin itu sendiri .”tuturnya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menambahkan “Sampai saat ini jangankan menerima uang, Tau aja belum, kalau ada bantuan dana 900 ribu untuk olahan lahan, Demi Allah pak ini lahan saya baru selesai saya olah sendiri, pakai uang sendiri, Mas Juni juga selaku ketua kami tidak pernah bicara soal dana Tersebut, Apalagi pak Babinsa, sampai selesai pekerjaan mereka tahun 2025 ini, gak ada yang ngasih tau kalau ada bantuan dana 900 ribu per hektar untuk olahan lahan,” tuturnya dengan nada kecewa.

“Susahnya kita dikampung Gedung Meneng Baru ini, jauh dari jangkauan lagian kita selalu di sawah, jadi telat informasinya kami dari tahun ke tahun apa pun bantuan pertanian dikampung ini kami banyak yang gak tau bang, cuma kemarin saya dapat pompa air, itu juga di suruh nebus bukan dikasih Gratis, Dan terkait dana untuk olahan lahan 900 ribu itu, kami benar – benar gak tau, apa lagi menerima,”Ungkapnya

Masih kata narasumber, “Dan kalau memang benar ada dana olahan lahan untuk kami 900 per hektar , berarti duit itu diduga tidak dibagikan dia orang ke kita yang punya lahan, dana tersebut berarti diduga masuk dalam kantong pribadi mereka, jangan – jangan tahun kemarin 2024 memang sudah ada dana itu, Tapi aneh juga kalau memang ada dana untuk kami mengolah lahan pak Babinsa gak ngomong sama kita Jangan – jangan karna mau di makan mereka,” Tutupnya

Dengan adanya dugaan penyalah gunaan jabatan dan wewenang serta terindikasi melakukan penggelapan dana olahan lahan Petani kampung Gedung Meneng Baru, Masyarakat petani sangat berharap kepada dinas Pertanian dan Kodim Tulung Bawang, agar bisa mengusut tuntas adanya praktek korupsi dana olahan lahan yang di duga telah dikorupsi kan Berjamaah, oleh oknum ketua Gapoktan kampung Gedung Meneng Baru.

Dugaan korupsi olahan lahan dikampung Gedung Meneng Baru, kecamatan Gedung Meneng, Tulang Bawang, Yang diduga dilakukan oleh oknum ketua Gapoktan, kini telah menarik perhatian warga sekitar dan menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak warganet yang menyuarakan dukungan kepada masyarakat petani serta mendesak dan meminta kepada pihak Dinas Pertanian dan Inspektorat serta Kejaksaan untuk segera mengambil tindakan tegas.

Hingga berita ini di terbitkan oknum ketua Gapoktan tidak bisa memberikan keterangan terkait hal tersebut, Awak media beberapa kali mengunjungi kerumah nya namun rumah selalu kosong, dikonfirmasi melalui WhatsApp di nomor 0853-5766-60xx, Namun hanya dibaca, tapi tidak dibalas, Diduga takut penyelewengannya terbongkar hingga sengaja menghindari awak media,

Diduga kuat oknum ketua Gapoktan kampung Gedung Meneng Baru telah melakukan indikasi penyelewengan dan penyimpangan dana olahan lahan tahun 2024/2025 yang menurut sumber sampai detik ini tidak tersampaikan kepada anggota kelompok tani yang masuk oplah

Diduga kuat dana olahan lahan tahun 2024/2025 masuk kantong pribadi untuk mensejahterakan diri sendiri hingga mengabaikan kewajiban yang telah di amanatkan oleh Kementrian Pertanian melalui Dinas Pertanian kabupaten Tulangbawang,

“Oleh karna itu masyarakat petani kampung Gedung Meneng Baru, Dengan penuh berharap agar pihak Aparat Penegak Hukum Tulang Bawang segera bertindak cepat dan profesional dalam menangani kasus ini, serta bisa memberikan jawaban atas dana 900 ribu per hektar yang tidak sampai kepada petani,

Dugaan Penggelapan dan penyelewengan dana olahan lahan ini telah menjadi sorotan tajam dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat petani, dan masyarakat penuh harapan akan perubahan tulang bawang dibawah kepemimpinan bapak bupati Drs. Qudrotul Ikhwan, M.M. dan Bapak Wakil Bupati Hankam Hasan.Untuk memberantas korupsi di kabupaten Tulangbawang ini terutama dibidang pertanian,

“Dan masyarakat petani Kampung Gedung Meneng Baru juga berharap kepada Bapak Bupati Drs. Qudrotul Ikhwan, M.M. dan Bapak Wakil Bupati Hankam Hasan, bisa memantau serta menindak tegas atas dugaan Korupsi dana bantuan olahan lahan ini, agar kedepan kejadian serupa tidak terulang kembali dan hukum dapat ditegakkan dengan seadil-adilnya bagi para koruptor yang suka menggerogoti dana bantuan pertanian,

Berita ini akan diterbitkan secara bergilir dan terus menerus sampai pihak Aparat Penegak Hukum (APH) ngambil tindakan ,” BERSAMBUNG

(Darsani).

Berita Terkait

Rehab RTLH ,Satgas TMMD 128 Kodim 0203/Lkt Wujudkan Hidup Sehat Ibu Rida Wahyuni,Hasilnya 32%
Pungutan Perpisahan Sekolah Bisa Jadi Pungli: Ketua Bidang Pendidikan PWMOI Pekanbaru Desi Novita: Stop Bebani Orang Tua!
Liga SSB U-17 “Sultan Fatah Cup” 2026: Wadah Pembinaan dan Pemersatu Generasi Muda
Wujudkan Generasi Qurani, Datuk Seri Muspidauan dan Panglima Muhammad Nasir Dukung Penuh Khatam Al-Quran Zuriat Marhum Pekan
DPRD Pati Murka! Dugaan Pungli Rp300 Ribu di SMPN 1 Tayu Diminta Diusut Ombudsman
Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama Penegak Hukum Dalam Rangka Memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Dukung Penindakan, Bea Cukai Riau Musnahkan Barang Selundupan Senilai Rp44 Miliar
Gelanggang Ayam “Vallas Arena” Rumbai Barat, Murni “Non Judi”

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 07:53 WIB

Pangdam Iskandar Muda Lantik 101 Bintara Baru di Rindam IM.

Jumat, 24 April 2026 - 23:09 WIB

Polemik PETI Aek Nabara Kian Memanas, Oknum BPD Bungkam Disorot dan Camat Batang Natal Didesak Bertindak

Jumat, 24 April 2026 - 23:09 WIB

Kapolres Simalungun Hadiri Apel Akbar Sabuk Kamtibmas Polda Sumut: Wujud Nyata Sinergitas Polri Dan Masyarakat Jaga Stabilitas Keamanan

Jumat, 24 April 2026 - 23:06 WIB

Berawal dari Keluhan Pasien, Bidan Afita Soroti Pentingnya Skincare Aman untuk Bumil dan Busui

Jumat, 24 April 2026 - 23:04 WIB

Kapolres Simalungun Hadiri Sispamkota Medan: Polri Buktikan Kesiapan Nyata Hadapi Segala Skenario Gangguan Keamanan

Jumat, 24 April 2026 - 23:03 WIB

Penangkapan Sebelum Laporan Polisi, Kuasa Hukum Sebut Kasus Wartawan Amir Cacat Hukum Total

Jumat, 24 April 2026 - 22:52 WIB

Honduras Resmi Bekukan Pengakuan terhadap “SADR”, Dukung Kedaulatan Maroko

Jumat, 24 April 2026 - 22:48 WIB

Atasi TPA Overload, Kodim 0735/Ska Gerakkan Strategi Integratif Kelola Sampah di Kota Surakarta

Berita Terbaru