OJK Kalbar Diduga Lalai Awasi BPR Duta Niaga: Sobirin, SH Pertanyakan Integritas Pengawasan Keuangan

LIA HAMBALI

- Redaksi

Jumat, 11 Juli 2025 - 22:47 WIB

5081 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Pontianak, Kalimantan Barat – 11 Juli 2025, AgaraNews. Com // “Di mana hati nuranimu, OJK Kalbar?” seru Sobirin, SH, seorang praktisi hukum dan pemerhati kebijakan publik di Kalimantan Barat, menanggapi dugaan kelalaian pengawasan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalbar terhadap operasional Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Duta Niaga Pontianak.

Sobirin menyoroti lemahnya pengawasan OJK dalam periode 2020 hingga 2024, yang diduga menyebabkan rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) di BPR Duta Niaga melonjak hingga 90 persen, jauh melampaui ambang batas aman sebesar 5 persen sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK (POJK) No. 11/POJK.03/2016 dan POJK No. 40/POJK.03/2019.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bukan lagi kelalaian administratif. Jika OJK Kalbar membiarkan NPL melonjak hingga 90 persen tanpa langkah korektif, maka ada potensi kuat pelanggaran hukum dan etika lembaga pengawasan keuangan,” tegas Sobirin.

Mengacu pada SEOJK No. 14/SEOJK.03/2017 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan BPR dan POJK No. 4/POJK.03/2015, seharusnya OJK mengambil tindakan pengawasan ketat, bahkan resolusi dini, sebelum krisis keuangan memburuk dan berdampak pada nasabah dan debitur, termasuk H. Hamidin, yang kini justru ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara perbankan tersebut.

Fakta lain yang menguatkan dugaan kelalaian adalah saat OJK Kalbar menyetujui penunjukan Agus Subardi yang diketahui memiliki kondisi kesehatan kritis dan rutin menjalani cuci darah mingguan sebagai Direktur Utama BPR Duta Niaga pada September 2023. Agus Subardi, yang juga memiliki hubungan keluarga dengan pemegang saham utama bank tersebut, meninggal dunia satu bulan kemudian.

Penunjukan Agus Subardi dinilai bertentangan dengan POJK No. 27/POJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) dan POJK No. 55/POJK.03/2016 tentang Tata Kelola Bank. Dalam regulasi itu ditegaskan bahwa calon direksi bank wajib memenuhi syarat kesehatan, kompetensi, dan independensi, serta tidak memiliki hubungan keluarga dengan pemilik saham kecuali dengan izin khusus dari OJK.

Namun, tidak ditemukan transparansi publik atas proses penunjukan tersebut, termasuk hasil fit and proper test Agus Subardi.

Puncaknya, pada 5 Desember 2024, OJK resmi mencabut izin operasional BPR Duta Niaga berdasarkan Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor: KEP-98/D.03/2024, yang kemudian menimbulkan kekacauan hukum dan kerugian finansial bagi debitur dan nasabah.

“Tanggung jawab hukum dan etik OJK Kalbar atas seluruh rangkaian peristiwa ini harus diungkap. Jangan sampai kredibilitas lembaga pengawas keuangan negara jadi tumbal dari kelalaian struktural,” tutup Sobirin.

Rilis ini merupakan bagian dari sorotan publik terhadap praktik pengawasan sektor jasa keuangan di daerah, khususnya oleh OJK Kalbar. Klarifikasi resmi dari pihak OJK diharapkan untuk menjaga prinsip akuntabilitas publik dan mencegah kerusakan sistem keuangan yang lebih luas.(Lia Hambali)

Sumber : Sobirin,.SH

Berita Terkait

Bupati Aceh Tenggara Jemput Bola ke Kementerian Lingkungan Hidup, Perjuangkan Dana Karbon dan Masa Depan Hutan Leuser
Patroli Perintis Jaga Jakarta Amankan Dua Pemuda Diduga Bawa Narkotika di Jakarta Utara
Lampaui Target, Science Olympiad Bangkitkan Semangat Belajar Pelajar Deli Serdang
Semangat Gotong Royong Menggelora, Warga Bolo Lansir Material Jembatan Gantung Garuda
Pemdes Sidokerto Gelar Bimtek, Perkuat Sinergitas dan Layanan Publik
Babinsa Koramil 0201-04/MK Perkuat Silaturahmi Antara TNI dan Masyarakat di Rumah Warga
Babinsa Koramil 11/MD Laksanakan Komsos di Tanjung Mulia Hilir
Babinsa Koramil 0201-16/TM Hadiri Silaturahmi dan Tabligh Akbar Muhammadiyah Deli Serdang

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 20:42 WIB

Bupati Aceh Tenggara Jemput Bola ke Kementerian Lingkungan Hidup, Perjuangkan Dana Karbon dan Masa Depan Hutan Leuser

Minggu, 19 April 2026 - 22:29 WIB

Patroli Perintis Jaga Jakarta Amankan Dua Pemuda Diduga Bawa Narkotika di Jakarta Utara

Minggu, 19 April 2026 - 22:24 WIB

Lampaui Target, Science Olympiad Bangkitkan Semangat Belajar Pelajar Deli Serdang

Minggu, 19 April 2026 - 22:15 WIB

Semangat Gotong Royong Menggelora, Warga Bolo Lansir Material Jembatan Gantung Garuda

Minggu, 19 April 2026 - 22:04 WIB

Babinsa Koramil 0201-04/MK Perkuat Silaturahmi Antara TNI dan Masyarakat di Rumah Warga

Minggu, 19 April 2026 - 22:01 WIB

Babinsa Koramil 11/MD Laksanakan Komsos di Tanjung Mulia Hilir

Minggu, 19 April 2026 - 21:58 WIB

Babinsa Koramil 0201-16/TM Hadiri Silaturahmi dan Tabligh Akbar Muhammadiyah Deli Serdang

Minggu, 19 April 2026 - 21:55 WIB

Babinsa Koramil 0201-16/TM Monitoring Kegiatan FKPPI Rayon Tanjung Morawa

Berita Terbaru