Kepahiang – Bengkulu, AgaraNews. Com // Untuk melaksanakan program pemerintah pusat penanggulan stunting di desa imigrasi permu kecamatan Kepahiang kabupaten Kepahiang maka pihak desa laksanakan posyandu desa rutin setiap bulan nya dari pelaksanaannya kegiatan ini langsung di koordinir dari satuan kesehatan puskesmas desa nanti agung kecamatan tebat karai kabupaten-kota Kepahiang
Eka Patrianingsih Am. Keb Bidan Desa Imigrasi Permu di dampingi rekan – rekannya dari Puskesmas dan bidang masing – masing dalam hal itu kami didampingi oleh ibu – ibu Posyandu Desa Imigrasi Permu ibu Neni Prilianti juga ibu Suryani serta rekan berjumlah sembilan orang.
Kegiatan ini langsung di koordinir oleh bapak Kades dan ibu sehingga antusiasme masyarakat sangatlah baik dan berjalan sebagaimana mustinya. Penyuluhan ini kami laksanakan setiap bulan nya untuk menjaga kesehatan warga juga penanggulangan stunting desa imigrasi permu
Neni Prilanti wakil dari ibu Posyandu mengatakan Desa Imigrasi Permu ini mudah – mudahan dengan kegiatan bulanan ini akan menambah keseriusan warga untuk menjaga kesehatan terutama ibu hamil agar supaya janin bayi bisa sehat selalu dan para remaja juga terhindar dari pergaulan bebas untuk mengurangi angka pernikahan usia dini dan untuk lansia kesehatan juga di utamakan dengan hadir di acara bulanan ini begitupun balita tetap di bawah ke Kantor Desa Imigrasi Permu ikuti Posyandu sehingga kesehatannya bisa di pantau.
M Yunis Kades Imigrasi Permu mengatakan desa ini akan selalu melaksanakan kegiatan – kegiatan untuk masyarakatnya terutama tentang kesehatan, terbukti semenjak kegiatan Posyandu rutin angka stunting di Desa Imigrasi Permu nol persentase dengan kata lain tidak ada juga untuk Posyandu remaja sangat jauh perkembangannya tentang larangan pernikahan dini termasuk pergaulan bebas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Program desa juga pembuatan jamban (WC).bagi warga yang tidak ada WC di rumah sehingga harus buang air besar ke irigasi, kurang lebih 100 jamban telah dibangun untuk warga Desa Imigrasi Permu Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang.
Kepala Desa Imigrasi Permu ini juga mengatakan bahwa desa yang beliau pimpin belum bisa mengikuti program Pemerintahan Kabupaten Kepahiang tentang larangan buang sampah sembarangan karena kan dari pihak kendaraan pengambilan sampah’ tidak lagi ke Desa Imigrasi Permu sudah hampir 5 bulan dan terpaksalah warga buang sampah ke aliran irigasi yang notabene untuk aliran tiga desa tetangga.
M Yunis harapannya kedepan adanya kembali armada untuk mengambil sampah rumahan yang setiap pagi di di dalam karung di depan rumah masing – masing hingga Perda untuk larangan buang sampah sembarangan bisa berjalan sebagaimana yang diharapkan di Desa Imigrasi Permu, tutup M Yunis Kades Imigrasi Permu di lokasi acara Posyandu Rabu 16 April 2025
(Dank Amrel)


































