ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Medan, AgaraNews. Com // Dalam rangka menjaga ketertiban dan meningkatkan kesadaran para petugas parkir, Babinsa Koramil 0201-04/MK Kelurahan Sukaramai II Sertu Mursidi melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama juru parkir (jukir) di Kompleks Asia Mega Mas, Senin (27/04/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan menyusul adanya kejadian komplain dari seorang pengemudi ojek online (ojol) terkait penarikan uang parkir tanpa penggunaan atribut resmi oleh jukir.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian tersebut berlangsung hari Sabtu 25/04/2026 sekitar pukul 10.45 WIB di Kompleks Asia Mega Mas. Saat itu, seorang pengemudi ojol selesai mengambil pesanan barang, kemudian dimintai uang parkir oleh jukir. Namun, pengemudi ojol merasa keberatan karena jukir tidak menggunakan atribut resmi berupa bet parkir, sehingga memicu komplain di lokasi kejadian.
Menindaklanjuti hal tersebut, jukir melaporkan kejadian kepada Koordinator Lapangan (Korlap) parkir, Sdr. Iskandar.
Selanjutnya, Korlap segera memberikan teguran serta arahan kepada seluruh jukir agar selalu menggunakan atribut resmi saat bertugas guna menghindari kesalahpahaman dengan masyarakat.
Melalui kegiatan Komsos tersebut, Babinsa turut memberikan imbauan kepada para jukir agar melaksanakan tugas secara tertib, profesional, dan sesuai aturan yang berlaku, termasuk penggunaan atribut resmi sebagai identitas dalam bekerja.
“Kegiatan Komsos ini bertujuan untuk membangun komunikasi yang baik antara aparat kewilayahan dengan para jukir, sekaligus mengingatkan pentingnya pelayanan yang baik kepada masyarakat,” ujar Babinsa di lokasi.
Adapun tindakan yang telah diambil antara lain Korlap menerima laporan dari jukir, memberikan teguran, serta menegaskan kembali kewajiban penggunaan atribut resmi saat melakukan penarikan parkir.
Hingga saat ini, situasi di Kompleks Asia Mega Mas terpantau dalam keadaan aman dan kondusif. Babinsa akan terus melakukan pemantauan serta pembinaan guna menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat di wilayah binaan. (Fahmi/Lia Hambali)


































