Kutacane,agaranews.com
Rabu,9 Juli 2025 —
Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara menunjukkan langkah proaktif dalam merespons lonjakan harga beras di wilayahnya dengan melakukan peninjauan langsung ke Pasar Tradisional Pajak Pagi, Kecamatan Lawe Bulan, pada Rabu (9/7). Peninjauan ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah Aceh Tenggara, Yusril, yang menyampaikan bahwa harga beras di tingkat pasar mengalami kenaikan yang cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam keterangannya, Sekda Yusril menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam terhadap situasi tersebut. Ia menyebutkan bahwa pihaknya telah menyurati Badan Urusan Logistik (Bulog), Badan Pangan Nasional (Bapanas), serta Gubernur Aceh untuk segera mengambil langkah konkret, khususnya dengan melakukan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta pelaksanaan operasi pasar.
“Kami berharap intervensi dari pemerintah pusat melalui Bulog dan Bapanas bisa segera terealisasi, agar harga beras bisa kembali stabil dan terjangkau oleh masyarakat,” ujar Yusril. Ia juga menekankan bahwa operasi pasar dan program pangan murah sangat dibutuhkan untuk menjaga daya beli masyarakat, khususnya di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan pascapandemi.
Sementara itu, Pimpinan Cabang Perum Bulog Kutacane, Fahmi Hafiza Siregar, dalam kesempatan yang sama mengungkapkan bahwa stok beras di Gudang Bulog Aceh Tenggara saat ini mencapai 2.843 ton. Stok tersebut, lanjutnya, siap disalurkan untuk mendukung program-program stabilisasi harga pangan yang diluncurkan pemerintah, termasuk penyaluran beras SPHP dan program pangan murah.
Peninjauan lapangan ini turut melibatkan berbagai pihak terkait, antara lain unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Kepala Dinas Pertanian, perwakilan Dinas Pangan, Kabag Ekonomi Setdakab Aceh Tenggara, serta stakeholder lainnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara menegaskan komitmennya dalam menjaga kestabilan harga pangan, khususnya komoditas beras yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat. Diharapkan kolaborasi lintas sektor ini mampu menghadirkan solusi nyata bagi permasalahan harga dan distribusi pangan di daerah.
Ady

































