Nasionalisme Dipertanyakan: Bendera Merah Putih Dibiarkan Berkibar Hingga Malam di Desa Malintang Jae

LIA HAMBALI

- Redaksi

Selasa, 22 Juli 2025 - 21:58 WIB

50130 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Tapsel, AgaraNews. Com // Sebuah insiden yang mencoreng wajah nasionalisme terjadi di Desa Malintang Jae, Kecamatan Bukit Malintang, Kabupaten Mandailing Natal. Bendera Merah Putih, simbol tertinggi kehormatan bangsa Indonesia, dibiarkan berkibar hingga malam hari di kantor desa pada Rabu (22/07/2025) tanpa tindakan apa pun dari aparatur pemerintah desa maupun camat setempat.

Peristiwa ini bukan sekadar kelalaian administratif, tetapi bentuk nyata dari pembiaran, pengabaian, dan bahkan penghinaan terhadap aturan negara dan lambang kebesaran bangsa. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 dengan jelas mengatur bahwa bendera negara hanya dikibarkan dari matahari terbit hingga matahari terbenam, kecuali dalam kondisi tertentu. Namun, tidak ada kegiatan resmi, keadaan darurat, atau alasan logis yang membenarkan bendera masih berkibar di malam hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seorang warga yang menyaksikan langsung kejadian ini mengungkapkan kekecewaannya. “Dari pagi sampai malam, tidak ada satu pun pemerintah desa yang peduli untuk menurunkannya. Ini benar-benar memalukan,” ujarnya. Yang lebih mengejutkan, Kepala Desa Malintang Jae dan Camat Bukit Malintang tidak memberikan respons apa pun saat dikonfirmasi wartawan. Sikap diam ini adalah bentuk arogansi birokrasi sekaligus tamparan keras terhadap rasa kebangsaan masyarakat.

Pembiaran yang dilakukan oleh Kepala Desa dan Camat ini merupakan penghinaan langsung terhadap kepemimpinan Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution. Di bawah kepemimpinannya, aparatur pemerintah desa menjadi longgar, apatis, dan tidak memiliki rasa hormat terhadap lambang negara. “Ketika aparatur di bawah kepemimpinan bupati berani memperlakukan bendera negara seperti kain biasa yang dibiarkan terbang di malam hari, maka jelas wibawa kepemimpinan itu sedang dilecehkan oleh aparatnya sendiri.”

Pertanyaan yang muncul adalah: Apakah ini mencerminkan gaya kepemimpinan yang membiarkan lambang negara dilecehkan di depan mata rakyat? Apakah nilai-nilai nasionalisme dan penghormatan terhadap simbol negara sudah tidak lagi penting di Kabupaten Mandailing Natal,..? Jika bupati diam, maka itu sama artinya dengan menyetujui pelecehan terhadap simbol negara. Dan jika pelecehan terhadap bendera saja dianggap sepele, bagaimana mungkin masyarakat bisa percaya bahwa pemerintahan ini akan mampu menjaga kehormatan bangsa dan rakyatnya?

Kami mendesak Bupati Mandailing Natal untuk segera turun tangan, menegur keras bawahannya, dan menunjukkan bahwa kepemimpinannya tidak diam terhadap penghinaan seperti ini. Bila tidak, maka diamnya bupati akan tercatat sebagai bentuk pembiaran terhadap runtuhnya rasa nasionalisme di pemerintahan yang ia pimpin sendiri. (Magrifatulloh / Lia Hambali)

 

Berita Terkait

TMMD 128 Gebang,Perubahan Dimulai Dari Kebersamaan dan Kerja Ikhlas
Kayu Usang Disulap TNI Menjadi Jembatan Kokoh,Menjawab Kebutuhan Warga Pasar Rawa akan Akses Lebih Layak
Advokat Rikha Permatasari: Rakyat Kecil Bukan Tumbal Kekuasaan: Hukum Jangan Dipermainkan
Camat Cilograng Terharu Sampaikan Ucapan Perpisahan di Acara Pengajian Ulama Umaro
Satgas TMMD 128 Kodim 0203/Lkt Selesaikan Renovasi Musholah Babujanah, Warga Apresiasi
Rehab Musholah Babujanah Rampung, Umat Muslim Desa Pasar Rawa Nyaman Beribadah
Kordinasi Program TMMD 128 Langkat, Letda Inf Rezky : Tetap Jaga Kesehatan dan Utamakan Faktor Keselamatan Kerja
Apel Pagi Kordinasi Program TMMD 128 Langkat,Letda Inf Rezky : Tetap Jaga Kesehatan dan Utamakan Faktor Keselamatan Kerja

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 10:26 WIB

TMMD 128 Gebang,Perubahan Dimulai Dari Kebersamaan dan Kerja Ikhlas

Rabu, 29 April 2026 - 10:22 WIB

Kayu Usang Disulap TNI Menjadi Jembatan Kokoh,Menjawab Kebutuhan Warga Pasar Rawa akan Akses Lebih Layak

Rabu, 29 April 2026 - 10:15 WIB

Advokat Rikha Permatasari: Rakyat Kecil Bukan Tumbal Kekuasaan: Hukum Jangan Dipermainkan

Rabu, 29 April 2026 - 10:09 WIB

Camat Cilograng Terharu Sampaikan Ucapan Perpisahan di Acara Pengajian Ulama Umaro

Rabu, 29 April 2026 - 10:04 WIB

Satgas TMMD 128 Kodim 0203/Lkt Selesaikan Renovasi Musholah Babujanah, Warga Apresiasi

Rabu, 29 April 2026 - 09:54 WIB

Kordinasi Program TMMD 128 Langkat, Letda Inf Rezky : Tetap Jaga Kesehatan dan Utamakan Faktor Keselamatan Kerja

Rabu, 29 April 2026 - 09:50 WIB

Apel Pagi Kordinasi Program TMMD 128 Langkat,Letda Inf Rezky : Tetap Jaga Kesehatan dan Utamakan Faktor Keselamatan Kerja

Rabu, 29 April 2026 - 09:44 WIB

Polres Karo Gelar Rikkes Berkala, Pastikan Kesehatan Personel Tetap Prima

Berita Terbaru