Tragedi di Balik Aroma Kopi : Jeritan Hati “Starling” Kuningan dalam Cengkeraman Pungli dan Kekerasan Satpol-PP Jakarta

LIA HAMBALI

- Redaksi

Rabu, 29 April 2026 - 07:30 WIB

5057 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta, AgaraNews.com // Di bawah bayang-bayang gedung pencakar langit Jakarta Selatan, tepatnya di sepanjang Jalan Rasuna Said, Kuningan Timur, seorang perempuan telah menghabiskan 13 tahun hidupnya untuk menjajakan kopi keliling, atau yang akrab disapa “Starling”. Khusnul Khotimah (bukan nama sebenarnya) menjadi contoh nyata bagaimana kekerasan dan pungutan liar (pungli) dapat menghancurkan hidup seseorang.

Khusnul menceritakan betapa berat beban yang dipikul para pedagang kaki lima (PKL). “Kami sadar berhenti di bahu jalan atau trotoar melanggar aturan, tapi kami juga terbebani oleh oknum yang melanggar hukum,” ungkapnya pilu. Ancaman penyitaan barang dagangan sering digunakan sebagai alat pemerasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Viralitas video pungli tersebut tidak membawa keadilan, malah membuat Khusnul menjadi target oknum Satpol PP dan perangkat kelurahan. Ia mengalami kekerasan fisik, mulutnya ditabok, dibekap, ditendang, hingga tangannya dipelintir. “Saya merasa seperti tidak ada perlindungan, seperti saya tidak memiliki hak untuk hidup,” katanya dengan suara yang bergetar.

Wilson Lalengke, aktivis HAM internasional, menilai tindakan oknum Satpol PP tersebut sebagai perbudakan modern dan kejahatan HAM. “Apa yang dialami oleh ibu pedagang Starling ini adalah potret nyata perbudakan modern di tengah ibu kota,” tegasnya. Ia juga menambahkan bahwa kasus ini harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan masyarakat.Kasus ini menjadi ujian bagi transparansi dan integritas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mengawasi aparat di bawahnya. Rakyat kecil seperti Khusnul hanya ingin berdagang dengan tenang tanpa harus “menyembah” pada oknum yang korup.

Pemerintah harus segera mengambil tindakan tegas, dengan memecat oknum yang terlibat dan memberikan perlindungan kepada korban. Masyarakat juga harus bersatu untuk melawan pungli dan kekerasan, dan memastikan bahwa hak-hak mereka dihormati.

Dalam situasi ini, kita harus bertanya: apa yang akan terjadi jika kita tidak bertindak? Akankah kita membiarkan kekerasan dan pungli terus menghancurkan hidup orang lain? Saatnya kita bersuara dan menuntut keadilan untuk Khusnul dan semua korban lainnya.(JS/Tim)

Berita Terkait

Babinsa Jalin Komsos Ke Warga Binaan Himbau Bahaya Narkoba Dan Judi Online
Babinsa Bantu Petani Pasang Jaring Guna Halau Serangan Burung Pemakan Tanaman Padi
Miliki Sabu, RJ Diamankan Satresnarkoba Polres Tebingtinggi Di Bandar Sakti
Babinsa Koramil 02/Seunagan Jalin Komsos dengan Warga Di Desa Binaan
Polres Tebingtinggi dan MUI Perkuat Kerja Sama Cegah Penyalahgunaan Narkoba
Babinsa Cek Harga Pupuk, Pastikan Ketersediaan dan Harga Wajar
Babinsa Koramil 05/Darul Makmur Laksanakan Komsos dengan Warga Desa Binaan
Kerja Bakti Babinsa Posramil Beutong Ateuh Banggalang Dalam Membantu Warga Nya di Desa Binaan

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 08:34 WIB

Babinsa Jalin Komsos Ke Warga Binaan Himbau Bahaya Narkoba Dan Judi Online

Rabu, 29 April 2026 - 08:32 WIB

Babinsa Bantu Petani Pasang Jaring Guna Halau Serangan Burung Pemakan Tanaman Padi

Rabu, 29 April 2026 - 08:28 WIB

Miliki Sabu, RJ Diamankan Satresnarkoba Polres Tebingtinggi Di Bandar Sakti

Rabu, 29 April 2026 - 08:24 WIB

Babinsa Koramil 02/Seunagan Jalin Komsos dengan Warga Di Desa Binaan

Rabu, 29 April 2026 - 08:23 WIB

Polres Tebingtinggi dan MUI Perkuat Kerja Sama Cegah Penyalahgunaan Narkoba

Rabu, 29 April 2026 - 08:11 WIB

Babinsa Koramil 05/Darul Makmur Laksanakan Komsos dengan Warga Desa Binaan

Rabu, 29 April 2026 - 08:08 WIB

Kerja Bakti Babinsa Posramil Beutong Ateuh Banggalang Dalam Membantu Warga Nya di Desa Binaan

Rabu, 29 April 2026 - 08:05 WIB

KEBERSAMAAN BABINSA ,GOTONG ROYONG BANTU WARGA DESA BINAAN

Berita Terbaru