Kutacane,agaranews.com
Kegiatan fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-125 Kodim 0108/Aceh Tenggara (Agara) terus menunjukkan progres positif. Salah satu sasaran utama yakni rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Jumiati, warga Desa Rikit Bur Dua, Kecamatan Bukit Tusam, kini telah mencapai 65 persen pengerjaan. Capaian tersebut diumumkan pada Senin (28/07/2025), seiring dengan semangat gotong royong yang tinggi antara prajurit TNI dan masyarakat setempat.
Pasi Teritorial Kodim 0108/Agara, Kapten Inf Risman Batu Bara, menyampaikan bahwa sinergi antara anggota Satgas TMMD dengan warga merupakan faktor utama keberhasilan percepatan pembangunan. “Pembangunan rumah Ibu Jumiati dilakukan bersama-sama antara anggota dan warga. Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Bahkan di hari libur sekalipun, mereka tetap bergotong royong menyelesaikan pembangunan rumah ini,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari hasil pantauan di lapangan, progres fisik telah memasuki tahap pemasangan plafon setelah sebelumnya menyelesaikan struktur dinding rumah. Rumah berukuran 4×6 meter ini dibangun dengan konsep tipe 36, di mana nantinya akan dilengkapi dengan ruang tamu, dua kamar tidur, dapur, serta toilet.
Kondisi rumah sebelumnya sangat memprihatinkan. Material bangunan lama sebagian besar terbuat dari kayu yang telah usang dan lapuk dimakan rayap. Atap rumah banyak yang bocor, dan bagian dapur pun hanya dibuat dari sisa-sisa bahan kayu sederhana. Ibu Jumiati sendiri dikenal sebagai pekerja keras yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas, namun keterbatasan ekonomi membuatnya tak mampu memperbaiki kondisi rumahnya.
“Melalui program TMMD ini, kami berupaya memberikan solusi nyata kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Bedah rumah ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap sesama, sekaligus pengabdian TNI kepada rakyat,” lanjut Kapten Risman.
Tak hanya mengganti material bangunan yang telah rusak, para prajurit juga membangun pondasi baru guna memperkuat struktur rumah. Langkah ini dilakukan agar bangunan yang dibangun tidak hanya layak huni tetapi juga tahan lama, memberikan rasa aman dan nyaman bagi penghuninya.
Program TMMD Reguler ke-125 tidak hanya berfokus pada sasaran fisik seperti pembangunan jalan dan RTLH, tetapi juga menyasar kegiatan nonfisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan, serta pemberdayaan masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan terbangun rasa persatuan, kemandirian, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah-wilayah pedesaan yang masih tergolong tertinggal.
Dengan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat, pelaksanaan TMMD di Aceh Tenggara menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara aparat dan masyarakat mampu mendorong percepatan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Kodim 0108/Agara berkomitmen menyelesaikan seluruh sasaran program tepat waktu, dengan kualitas kerja terbaik, dan selalu mengedepankan semangat gotong royong sebagai warisan budaya bangsa yang harus terus dijaga.
Ady

































