Setelah Diberitakan Dugaan Mark-up, Gedung Polindes  Desa Sikodon-kodon Gercep Cat Ulang

LIA HAMBALI

- Redaksi

Selasa, 29 Juli 2025 - 11:04 WIB

5086 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Tanah Karo,Agaranews.com //
Mungkin takut ketahuan modus Mark-up pembangunan gedung polindes desa Sikodon-Kodon Kecamatan Merek Kabupaten Karo yang dilakoni Kepala Desa, Hotnida Br Sinaga.Sandiwara tersebut berjalan mulus tanpa menghiraukan pengawasan Badan Permusyawahan Desa (BPD) dan Camat Kacamatan Merek.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembangunan Gedung Polindes yang berukuran lebar 6 meter dan panjang 13,5 meter dengan menggunakan anggaran dari dana desa tahun 2024 sebesar Rp 345 juta lebih sebelum diberitakan terlihat cat sudah pudar karena hanya dilakukan cat dasar saja ,serta sebagian dinding bagian luar sebelah kanan belum siap diplester.

Setelah diberitakan menjadi viral adanya dugaan Mark-up pembangunan gedung polindes itu, dan takut belangnya tercium Aparat Penegak Hukum (APH) dengan gerak cepat (Gercep) kepala desa langsung mengerahkan tukang untuk melakukan pengecatan ulang dan plaster dinding yang belum selesai seratus persen tersebut.

Menurut salah satu warga (LS), kami menduga telah terjadi modus Korupsi dan bagi bagi nya secara masif ke oknum oknum terkait dan pemerintahan di atasnya karena sampe sekarang tidak ada pemeriksaan, ujar warga kesal.

Badan Permusyawarahan Desa (BPD) Desa Sikodon-Kodon Kecamatan Merek, Senin ( 28/07/2025) melalui selulernya pukul 16.46 wib tidak menjawab sejumlah pertanyaan wartawan .(RG

Berita Terkait

Menyongsong Hari Buruh : Takdir Ketimpangan dari Kebijakan Negara
Respon Cepat Polres Karo! Barak Narkoba dan Judi di Perladangan Sukatendel Dibongkar
Deli Serdang Gandeng Badan Narkotika Nasional Perkuat Perangi Narkoba
Padusi Tapa Ketangguhan Seorang Istri Prajurit Mengolah Tradisi Menjadi Kekuatan Ekonomi
Kasab, Cinta dan Pengabdian Dedikasi Istri Prajurit untuk Budaya Aceh
Padusi Tapa: Ketangguhan Seorang Istri Prajurit Mengolah Tradisi Menjadi Kekuatan Ekonomi
Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Capai Progres 16,23 Persen, Dukung Konektivitas Antar Desa Antar Kecamatan
Wujud Pendampingan, Babinsa Bantu Petani Bajak Sawah Percepat Pertanian

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 09:27 WIB

Menyongsong Hari Buruh : Takdir Ketimpangan dari Kebijakan Negara

Rabu, 29 April 2026 - 09:22 WIB

Respon Cepat Polres Karo! Barak Narkoba dan Judi di Perladangan Sukatendel Dibongkar

Rabu, 29 April 2026 - 09:20 WIB

Deli Serdang Gandeng Badan Narkotika Nasional Perkuat Perangi Narkoba

Rabu, 29 April 2026 - 09:03 WIB

Padusi Tapa Ketangguhan Seorang Istri Prajurit Mengolah Tradisi Menjadi Kekuatan Ekonomi

Rabu, 29 April 2026 - 08:59 WIB

Kasab, Cinta dan Pengabdian Dedikasi Istri Prajurit untuk Budaya Aceh

Rabu, 29 April 2026 - 08:46 WIB

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Capai Progres 16,23 Persen, Dukung Konektivitas Antar Desa Antar Kecamatan

Rabu, 29 April 2026 - 08:43 WIB

Wujud Pendampingan, Babinsa Bantu Petani Bajak Sawah Percepat Pertanian

Rabu, 29 April 2026 - 08:38 WIB

Ringankan Beban Warga Desa Binaan Babinsa Turut Bantu Bangun Rumah

Berita Terbaru