Kutacane — agaranews.com
Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-125 Kodim 0108/Aceh Tenggara terus melanjutkan progres pembangunan infrastruktur fisik di Desa Rikit Bur Dua, Kecamatan Bukit Tusam, Kabupaten Aceh Tenggara. Salah satu fokus utama pada Rabu (30/07/2025) adalah pengerjaan pengecoran lining atau kupingan gorong-gorong sebagai bagian dari konstruksi saluran air di sepanjang jalur penghubung desa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengecoran ini merupakan tahap lanjutan dari proses pemasangan gorong-gorong yang telah terlebih dahulu ditanam pada beberapa titik. Hingga saat ini, dari total sembilan titik pemasangan gorong-gorong yang direncanakan, empat di antaranya telah selesai ditanam, dan dua unit di antaranya telah memasuki tahap pengecoran kupingan.
Kegiatan ini dilaksanakan secara gotong royong oleh anggota Satgas TMMD bersama masyarakat setempat. Kolaborasi tersebut tidak hanya mempercepat proses pengerjaan, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan warga sebagai bagian dari semangat kemanunggalan yang menjadi inti dari program TMMD.
Salah satu anggota Satgas TMMD menjelaskan bahwa kupingan atau lining gorong-gorong berfungsi penting dalam menguatkan struktur pemasangan agar aliran air berjalan optimal dan tidak menyebabkan kerusakan pada badan jalan di kemudian hari. “Hari ini kita telah melaksanakan pengecoran kupingan gorong-gorong kedua. Kami berharap pekerjaan ini dapat terus berlanjut sesuai jadwal dan selesai tepat waktu,” ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskan, sembilan titik pemasangan gorong-gorong tersebar di sepanjang ruas jalan sepanjang 2 kilometer yang menghubungkan pusat desa dengan lahan pertanian warga. Pembangunan ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat, terutama dalam distribusi hasil pertanian, serta mendukung mobilitas warga sehari-hari.
Program TMMD ke-125 di wilayah Kodim 0108/Agara tidak hanya difokuskan pada pembangunan fisik, tetapi juga menyasar pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas hidup melalui pendekatan terpadu antara TNI dan rakyat. Dengan semangat kebersamaan, program ini menjadi motor penggerak pembangunan di wilayah pedesaan yang selama ini belum terjangkau sepenuhnya oleh pembangunan infrastruktur nasional.
Ady


































