Kutacane,agaranews.com
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 yang dilaksanakan Kodim 0108/Aceh Tenggara tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mengedepankan pembinaan sumber daya manusia. Melalui kegiatan nonfisik, Satgas TMMD memberikan pembekalan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan Bela Negara kepada para siswa, siswi, serta pemuda di SMKN 3 Kutacane, Desa Amaliah, Kecamatan Bukit Tusam, Sabtu (9/8/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah ini menghadirkan Danposramil Bukit Tusam, Pelda Azrul Harahap sebagai pemateri. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya membangun karakter generasi muda yang memiliki jiwa nasionalisme, semangat persatuan, dan komitmen terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Pembekalan mental seperti ini perlu dilakukan sejak dini. Siswa tidak hanya belajar pengetahuan akademis, tetapi juga harus memahami sejarah, nilai-nilai luhur Pancasila, serta makna bela negara dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Pelda Azrul Harahap.
Ia menambahkan, wawasan kebangsaan menjadi fondasi penting bagi generasi penerus untuk menghadapi tantangan global. Melalui pemahaman ini, diharapkan para pelajar termotivasi untuk berkontribusi positif bagi bangsa dan daerahnya.
Kepala SMKN 3 Kutacane, Mawardi, S.Sn, mengapresiasi langkah Satgas TMMD yang telah menyempatkan waktu di tengah padatnya agenda untuk memberikan pembekalan tersebut.
“Kami sangat berterima kasih atas inisiatif Satgas TMMD. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi siswa kami. Semoga program serupa dapat terus berlanjut sehingga membentuk karakter pelajar yang berintegritas dan cinta tanah air,” ujarnya.
Program nonfisik TMMD menjadi bagian integral dari upaya membangun desa yang berkelanjutan. Tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga lewat penguatan mental, ideologi, dan rasa kebangsaan pada generasi muda.
Dengan adanya pembekalan ini, para pelajar SMKN 3 Kutacane diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan bangsa, sekaligus menjadi agen perubahan yang membawa kemajuan bagi Aceh Tenggara dan Indonesia.
Ady

































