Banda Aceh,agaranews.com – 13 Agustus 2025 — Universitas Gunung Leuser (UGL) Aceh bersama Forum Bersama (Forbes) DPRA Daerah Pemilihan (Dapil) VIII yang diwakili oleh Wakil Ketua DPRA, H. Ali Basrah, S.Pd., M.M., melakukan pertemuan strategis dengan Pemerintah Aceh di Ruang Rapat Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh pada Rabu (13/8).
Pertemuan ini secara resmi diterima oleh Pelaksana Tugas Sekda Aceh, M. Nasir, S.IP., M.PA., didampingi oleh Kepala Biro Tata Pemerintahan Setda Aceh, Syakir, serta Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh, Dr. Syaridin. Turut hadir pula sejumlah legislator DPRA, yakni Anggota Komisi VII, Yahdi Hasan, M.I.Kom., dan Ketua Komisi V, Rijaludin.
Dari pihak Universitas Gunung Leuser, hadir Ketua Umum Yayasan Pendidikan Gunung Leuser (YPGL), Drs. H. Jamanuddin, M.AP., Sekretaris Umum YPGL, Ir. M. Sragafa, M.Pd., M.Si., serta Rektor UGL, Dr. Indra Utama, M.Pd.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pertemuan ini membahas rencana penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Aceh dan Universitas Gunung Leuser terkait program-program strategis di bidang pendidikan, pelatihan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia (SDM).
Fokus utama kerja sama ini mencakup peningkatan kompetensi akademik dosen melalui program studi lanjut jenjang S-2 dan S-3, serta dukungan terhadap penguatan infrastruktur pendidikan. Dalam hal ini, bantuan yang direncanakan meliputi rehabilitasi gedung kampus, pengadaan buku untuk perpustakaan, serta penyediaan perangkat komputer guna mendukung kegiatan akademik dan administratif di lingkungan UGL.
Wakil Ketua DPRA, H. Ali Basrah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor seperti ini penting untuk mempercepat pemerataan akses pendidikan tinggi yang berkualitas di wilayah Aceh, khususnya di kawasan tengah dan tenggara.
Sementara itu, Plt Sekda Aceh, M. Nasir, menyambut baik inisiatif yang dibangun UGL bersama Forbes DPRA. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Aceh berkomitmen untuk terus mendukung lembaga pendidikan lokal yang berperan aktif dalam membangun kapasitas SDM daerah.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal yang konkret dalam membangun sinergi antara pemerintah, legislatif, dan institusi pendidikan guna meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Aceh secara berkelanjutan.

































