Kutacane, agaranews.com-
Kota Kutacane kembali semarak. Ribuan masyarakat Aceh Tenggara dan sekitarnya diperkirakan akan memadati Stadion H. Syahadat malam ini untuk menyaksikan penampilan istimewa dari Paul, vokalis kebanggaan dataran tinggi Gayo, asal Aceh Tengah.
Paul, yang dikenal sebagai juara ajang pencarian bakat dangdut tingkat nasional, hadir sebagai bintang tamu utama dalam perhelatan Muslim Ayub Fest 2025. Festival ini bukan hanya menjadi wadah hiburan, tetapi juga simbol semangat kebersamaan masyarakat dalam menyambut HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran Paul disambut antusias, mengingat reputasinya sebagai salah satu vokalis dengan karakter vokal kuat, lirik emosional, dan performa panggung yang memukau. Ia disebut panitia sebagai salah satu penyanyi yang paling mencuri hati penikmat musik dari kawasan Aceh Tengah.
“Ini adalah kehormatan bagi kami. Kehadiran Paul bukan hanya menambah daya tarik festival, tapi juga menjadi bukti bahwa musik Aceh bisa menginspirasi lintas batas,” ujar Subastian Baskoro, salah satu panitia Muslim Ayub Fest.
Festival yang dirancang dengan konsep kolaboratif ini menggabungkan kekayaan seni tradisional dan hiburan modern. Di atas panggung, musik kontemporer bersanding apik dengan tari-tarian Gayo dan Aceh. Sementara itu, di area bazar, pengunjung dapat menikmati ragam kuliner khas daerah serta menyaksikan produk-produk unggulan pelaku UMKM lokal yang mendapat ruang strategis untuk promosi.
Acara ini dihadiri oleh Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhri, SE, MM, serta H. Muslim Ayub, Anggota DPR RI asal Aceh Tenggara, didampingi oleh para Kepala OPD, unsur Forkopimda, para camat, dan kepala desa se-Kabupaten Aceh Tenggara.
Bagi Paul, tampil di Muslim Ayub Fest bukan sekadar konser. “Saya senang bisa kembali ke tanah kelahiran saya di Aceh dan bernyanyi untuk saudara-saudara di sini. Musik adalah bahasa yang bisa menyatukan kita semua, tak peduli dari mana kita berasal,” ucapnya dengan penuh makna.
Festival tahun ini mengusung tema besar “Merayakan Keberagaman dalam Kebersamaan”. Selain konser musik, rangkaian kegiatan seperti lomba kreatif, pameran seni, hingga parade budaya diselenggarakan demi melibatkan seluruh lapisan masyarakat, dari anak-anak hingga orang tua.
Muslim Ayub Fest telah tumbuh menjadi salah satu festival budaya terbesar di wilayah tenggara Aceh. Tidak hanya menarik perhatian warga lokal, acara ini juga menyedot perhatian pengunjung dari kabupaten tetangga hingga wisatawan mancanegara yang tengah berkunjung ke Aceh.
Antusiasme masyarakat malam ini menjadi bukti bahwa seni dan budaya lokal memiliki tempat istimewa di hati rakyat. Muslim Ayub Fest menjadi panggung nyata bahwa warisan budaya, jika dikemas secara tepat, mampu menjangkau audiens luas dan menginspirasi generasi masa depan
Ady Gegoyong
































