Kutacane –agaranews.com
Menjelang penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-125, anggota Satuan Tugas (Satgas) TMMD Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama warga Desa Rikit Bur Dua, Kecamatan Bukit Tusam, mulai melakukan berbagai persiapan untuk upacara penutupan yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 21 Agustus 2025.
Persiapan dilakukan sejak Selasa (19/08/2025), dengan membersihkan lapangan upacara, memasang umbul-umbul dan banner di sekitar area Lapangan Bola Desa Rikit Bur Dua yang menjadi pusat kegiatan penutupan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelda Ahmad Murdiat, yang memimpin langsung pemasangan, mengatakan bahwa setiap elemen dekorasi seperti banner dan umbul-umbul dipasang dengan perhitungan jarak dan kerapian agar menciptakan suasana meriah dan tertata.
> “Pemasangan banner dan umbul-umbul kita atur jaraknya agar terlihat bagus dan rapi, terutama di sepanjang jalan menuju lokasi upacara,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa sebagian banner sudah dipasang di lokasi sasaran fisik TMMD, sementara banner utama penutupan masih dalam proses pencetakan dan akan dipasang segera setelah selesai.
Menurutnya, upacara penutupan nanti akan dihadiri oleh jajaran Forkopimda Aceh Tenggara serta tokoh masyarakat dan warga desa setempat. Oleh karena itu, seluruh rangkaian acara harus dipersiapkan dengan maksimal, tidak hanya sebagai bentuk tanggung jawab, tetapi juga untuk meninggalkan kesan positif di tengah masyarakat.
“Melalui upacara ini, kita ingin memperlihatkan bahwa program TMMD telah membawa perubahan dan manfaat nyata bagi masyarakat. Harapannya, ke depan akan muncul lebih banyak lagi program serupa yang membawa dampak positif bagi desa,” tutup Pelda Ahmad Murdiat.
Program TMMD Reguler ke-125 di Desa Rikit Bur Dua telah berlangsung selama satu bulan dengan sasaran utama berupa pembangunan fisik seperti pengecoran jalan dan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), serta kegiatan non-fisik seperti penyuluhan dan pembinaan masyarakat.
Kebersamaan antara prajurit TNI dan warga selama pelaksanaan program menjadi bukti kuat kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membangun desa.
Ady
































