Kutacane – agaranews.com
Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan melalui peluncuran program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Aceh Tenggara, H.M. Salim Fakhry, S.E., M.M., pada Rabu, 28 Agustus 2025, bertempat di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kutacane.
Program ini merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara dalam memastikan kondisi kesehatan peserta didik di seluruh jenjang pendidikan—dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA)—terpantau secara sistematis dan profesional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Peluncuran program ini turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tenggara, para kepala sekolah, guru, tenaga kesehatan, serta perwakilan siswa dari berbagai sekolah di wilayah tersebut.
Meningkatkan Kesehatan Pelajar Sejak Dini
Dalam sambutannya, Bupati H.M. Salim Fakhry menyampaikan bahwa kesehatan merupakan aspek fundamental dalam pembangunan manusia, dan perhatian terhadap kesehatan anak usia sekolah adalah investasi jangka panjang yang harus menjadi prioritas.

> “Kita ingin membangun generasi masa depan yang sehat secara jasmani dan rohani. Melalui program Cek Kesehatan Gratis Sekolah ini, kita berharap potensi gangguan kesehatan pada anak-anak dapat terdeteksi sejak dini, sehingga mereka bisa mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat,” tegas Bupati.
Program ini juga merupakan wujud nyata pelaksanaan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam hal penguatan kualitas hidup manusia Indonesia dan peningkatan akses layanan kesehatan dasar yang merata dan terjangkau.
Sasaran Luas dan Pelibatan Tenaga Profesional
Program CKG Sekolah menyasar sebanyak 50.253 siswa dari seluruh satuan pendidikan yang tersebar di 16 kecamatan se-Kabupaten Aceh Tenggara. Pemeriksaan dilakukan mulai dari tanggal peluncuran hingga akhir Agustus 2025, dengan sistem bergilir sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh Dinas Kesehatan dan pihak sekolah.
Kegiatan pemeriksaan melibatkan seluruh tenaga medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tenggara, termasuk tenaga kesehatan dari seluruh Puskesmas, serta petugas UKS di sekolah. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu memperkuat sistem layanan kesehatan berbasis komunitas dan pendidikan.
Jenis Pemeriksaan yang Diberikan
Pemeriksaan yang diberikan bersifat menyeluruh dan disesuaikan dengan jenjang serta usia peserta didik, meliputi:
Pemeriksaan Fisik:
Pengecekan status gizi dan berat badan ideal
Tekanan darah dan kadar gula darah
Pemeriksaan kesehatan telinga, mata, dan gigi
Deteksi dini kelainan atau gangguan pertumbuhan
Pemeriksaan Kesehatan Mental:
Pemeriksaan awal kondisi kejiwaan dan emosi
Skrining gejala depresi, stres, atau tekanan psikologis akibat lingkungan
Edukasi dan konseling ringan jika ditemukan indikasi gangguan
Pemeriksaan Penyakit Menular:
Deteksi gejala awal TBC dan infeksi saluran pernapasan lainnya
Pengenalan gejala penyakit menular yang sering menjangkiti anak usia sekolah

Selain pemeriksaan, para siswa juga diberikan edukasi tentang pola hidup bersih dan sehat, pentingnya kebiasaan cuci tangan pakai sabun, konsumsi makanan bergizi, serta bahaya merokok dan penggunaan obat-obatan terlarang.
Sinergi Sekolah dan Kesehatan
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tenggara menegaskan bahwa program ini juga menjadi momentum penting untuk membangun sinergi antara sektor pendidikan dan sektor kesehatan. Sekolah diharapkan tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi pusat pembinaan kesehatan anak dan remaja.
> “Melalui pelibatan aktif guru, orang tua, dan tenaga kesehatan, kami berharap hasil dari pemeriksaan ini dapat ditindaklanjuti secara berkelanjutan, baik oleh sekolah maupun fasilitas layanan kesehatan terdekat,” ujarnya.
Program CKG Sekolah juga membuka ruang bagi pengembangan sistem informasi kesehatan pelajar berbasis digital, sehingga data kondisi kesehatan siswa dapat terdokumentasi dan dipantau dalam jangka panjang.
Komitmen Pemkab Bangun Generasi Sehat
Dengan cakupan program yang luas dan pendekatan yang komprehensif, Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara berharap kegiatan ini dapat menjadi model layanan kesehatan preventif bagi pelajar di daerah lain. Program ini juga sejalan dengan visi Bupati H.M. Salim Fakhry dalam membangun Kabupaten Aceh Tenggara yang unggul dalam kualitas sumber daya manusia, sehat secara fisik maupun mental, serta siap bersaing di masa depan.
Pemerintah daerah mengajak seluruh pihak, mulai dari orang tua, guru, tenaga kesehatan, hingga masyarakat luas, untuk turut mendukung keberhasilan program ini demi mewujudkan generasi emas Aceh Tenggara yang sehat, kuat, dan cerdas.
Ady
































