Aceh Tenggara – Sebanyak enam putra-putri terbaik Aceh Tenggara dinyatakan lulus dalam seleksi Calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2025. Capaian tersebut disambut hangat oleh Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, SE, MM, yang menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendidik para calon praja hingga berhasil menembus seleksi nasional yang sangat kompetitif itu.
“Alhamdulillah, tahun ini lima putra dan satu putri dari Aceh Tenggara berhasil lulus sebagai calon praja IPDN. Ini merupakan pencapaian yang sangat membanggakan, dan mungkin salah satu yang terbanyak sejak berdirinya STPDN/IPDN. Kami mengucapkan terima kasih kepada guru, kepala sekolah, dan tentu saja para orang tua yang telah membimbing anak-anak kita hingga mencapai titik ini,” ujar Bupati Fakhry
Lebih lanjut, Fakhry menjelaskan bahwa pada tahun ini, Provinsi Aceh memperoleh kuota sebanyak 44 calon praja IPDN, dan enam di antaranya berasal dari Aceh Tenggara. Ia menilai, hal ini bukan hanya sebagai prestasi individual, tetapi juga merupakan keberhasilan kolektif yang harus menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini adalah bukti bahwa putra-putri Aceh Tenggara mampu bersaing secara nasional. Kami berharap para calon praja ini mampu menjaga nama baik daerah, menunjukkan disiplin dan integritas selama mengikuti pendidikan di Kampus IPDN Jatinangor,” tambahnya.
Bupati juga mengingatkan bahwa kelulusan ini baru merupakan langkah awal dari perjalanan panjang menuju pengabdian sebagai aparatur sipil negara. Ia berharap, para calon praja dapat tumbuh menjadi birokrat yang profesional, tangguh, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah di masa depan.
“IPDN bukan sekadar kampus, tetapi kawah candradimuka yang akan membentuk karakter aparatur negara. Oleh karena itu, penting bagi mereka untuk menjaga semangat, etika, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” tegas Fakhry.

Rasa bangga juga diungkapkan oleh para orang tua calon praja. Erwinsyah Putra, S.Pd.I., M.M., salah satu orang tua, mengaku terharu dengan keberhasilan anak-anak mereka. Ia menyebut, capaian tersebut tidak terlepas dari kerja keras, kedisiplinan, dan kekuatan doa.
“Kami selalu mendampingi dan mendorong mereka untuk terus belajar, berlatih, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Alhamdulillah, semua usaha itu berbuah manis,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala SMA Negeri 1 Kutacane, Salihin, S.Pd., M.Si., menyatakan bahwa kelulusan siswa-siswinya ke IPDN menjadi bukti pentingnya semangat belajar dan daya juang generasi muda. Ia berharap keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi para siswa lainnya di Aceh Tenggara.
“Prestasi ini harus menjadi motivasi bagi adik-adiknya. Teruslah mengejar cita-cita dengan sungguh-sungguh, jangan mudah menyerah, dan jadilah pemimpin masa depan yang siap mengabdi untuk bangsa dan daerah,” ucap Salihin.
Keberhasilan enam calon praja IPDN asal Aceh Tenggara ini diharapkan mampu memperkuat sumber daya manusia di bidang pemerintahan serta menjadi momentum untuk terus melahirkan generasi aparatur yang berkualitas, berintegritas, dan berdedikasi tinggi untuk kemajuan daerah.
Ady Gegoyong
































