WhatsApp Wartawan Diblokir, Publik Desak Klarifikasi Terbuka dari Aparat Penegak Hukum Mandailing Natal

LIA HAMBALI

- Redaksi

Selasa, 7 Oktober 2025 - 20:31 WIB

50349 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Madina, AgaraNews.com // Pemblokiran kontak wartawan oleh Kanit Reskrim Polsek Lingga Bayu setelah diminta klarifikasi tentang dugaan dukungan oknum aparat terhadap aktivitas tambang ilegal PETI di Sigala-gala Lingga Bayu memicu kecurigaan dan kritik publik. Pasalnya, Kanit Reskrim sebelumnya menyatakan ada dugaan oknum TNI membackup aktivitas PETI, namun kemudian dibantah oleh Dandim 0212/Tapanuli Selatan.

Kasus ini bermula ketika Kanit Reskrim Polsek Lingga Bayu menyatakan ada dugaan oknum TNI membackup aktivitas PETI di wilayah tersebut. Namun, pernyataan ini kemudian dibantah oleh Dandim 0212/Tapanuli Selatan, Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, yang menegaskan tidak ada anggota TNI yang terlibat dalam aktivitas tambang ilegal di Madina.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemblokiran kontak wartawan ini memunculkan kritik tajam dari kalangan publik dan insan pers. Banyak yang mempertanyakan, apakah tindakan itu termasuk pelanggaran prinsip keterbukaan dan akuntabilitas penegakan hukum? Seorang tokoh masyarakat Lingga Bayu yang enggan menyebut nama menyayangkan sikap Kanit Reskrim: “Kalau tidak terlibat ya terbuka saja — blokir wartawan malah mendatangkan kecurigaan baru,” ujarnya.

Publik berharap Kapolres Mandailing Natal dapat mengevaluasi sikap bawahannya agar proses penegakan hukum di daerah tidak tercederai oleh tindakan individu yang terkesan menghindar dari tanggung jawab. Aktivitas PETI di Sigala-gala hingga kini masih berjalan, menimbulkan kerusakan lingkungan dan keraguan publik terhadap keseriusan aparat menindak praktik ilegal tersebut.

Dugaan keberpihakan aparat atau oknum yang bermain dalam bisnis tambang ilegal menyulitkan proses penertiban di lapangan. Publik mendesak agar aparat penegak hukum bertindak transparan dan profesional dalam menangani kasus ini.

Pemblokiran kontak wartawan oleh Kanit Reskrim Polsek Lingga Bayu memicu kecurigaan dan kritik publik. Publik berharap Kapolres Mandailing Natal dapat mengevaluasi sikap bawahannya dan bertindak transparan dalam menangani kasus PETI di Sigala-gala Lingga Bayu.(Tim)

Berita Terkait

Pererat Silaturahmi, Babinsa Komsos dengan Warga Binaan
Babinsa Posramil Tadu Raya bantu pencarian korban tenggelam di sungai Krueng Tadu
Babinsa laksanakan komsos bersama pekerja pembangunan KDKMP Desa Langkak
Babinsa Posramil Ketambe Pantau Perbaikan Jalan Nasional Yang Rusak di Terjang Banjir Badang
Jaga Keselamatan Warga Yang Melintas Babinsa Koramil 0108-04/ Babussalam Cek Jembatan Darurat
Babinsa Koramil 0108-04/Babussalam Jalin Anjangsana ke Peternak ayam Kampung
Babinsa Laksanakan Pendampingan Bantu petani Panen Tanaman Cabe
Pastikan Pekerjaan Aman Babinsa Patroli Cek Pembangunan Jembatan Baileey di Wilayah Binaan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 08:02 WIB

Pererat Silaturahmi, Babinsa Komsos dengan Warga Binaan

Senin, 4 Mei 2026 - 08:00 WIB

Babinsa Posramil Tadu Raya bantu pencarian korban tenggelam di sungai Krueng Tadu

Senin, 4 Mei 2026 - 07:58 WIB

Babinsa laksanakan komsos bersama pekerja pembangunan KDKMP Desa Langkak

Senin, 4 Mei 2026 - 07:44 WIB

Babinsa Posramil Ketambe Pantau Perbaikan Jalan Nasional Yang Rusak di Terjang Banjir Badang

Senin, 4 Mei 2026 - 07:40 WIB

Jaga Keselamatan Warga Yang Melintas Babinsa Koramil 0108-04/ Babussalam Cek Jembatan Darurat

Senin, 4 Mei 2026 - 07:35 WIB

Babinsa Laksanakan Pendampingan Bantu petani Panen Tanaman Cabe

Senin, 4 Mei 2026 - 07:33 WIB

Pastikan Pekerjaan Aman Babinsa Patroli Cek Pembangunan Jembatan Baileey di Wilayah Binaan

Senin, 4 Mei 2026 - 00:43 WIB

Demokrasi Sakit Jika Pers Dibungkam ! FPII : Kriminalisasi Jurnalis Adalah Kejahatan Konstitusi

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Pererat Silaturahmi, Babinsa Komsos dengan Warga Binaan

Senin, 4 Mei 2026 - 08:02 WIB