Pakpak Bharat, AgaraNews .com // Tim Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan RI) yang dipimpin oleh Kolonel Czi Gunawan melakukan kunjungan lapangan dan pemantapan lahan lokasi pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (YTP) di Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara, pada Rabu (8/10/2025). Kegiatan ini turut didampingi Kasdim 0206/Dairi Mayor Inf Jimmy Barus, serta melibatkan jajaran pemerintah daerah, instansi teknis, dan masyarakat setempat.
Rombongan Kemenhan bersama mitra pelaksana PT Aulia Ahmada Persada tiba di Pendopo Bupati Pakpak Bharat, Desa Salak II, Kecamatan Salak pukul 11.00 WIB. Mereka disambut hangat oleh Sekretaris Daerah Pakpak Bharat Jalan Berutu, didampingi para asisten daerah, kepala dinas, camat, dan unsur Forkopimda. Setelah melaksanakan isoma, tim meninjau langsung titik koordinat lokasi dan memasang patok batas sebagai acuan pembangunan.
Dalam arahannya, Kolonel Czi Gunawan menegaskan bahwa pembangunan Batalyon Teritorial ini merupakan bagian dari upaya strategis Kemenhan dalam memperkuat pertahanan wilayah serta mendukung pemerataan pembangunan di daerah. “Kami datang untuk memastikan kesiapan lahan dan berkoordinasi langsung dengan pemerintah serta masyarakat. Mari kita bersama-sama bekerja keras agar proses pembangunan berjalan lancar,” ujarnya. Ia juga meminta Pemkab segera membentuk tim apresial guna menghitung nilai ganti rugi lahan warga terdampak, serta memastikan tidak ada konflik sosial di kemudian hari.
Sementara itu, Sekda Pakpak Bharat Jalan Berutu menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung penuh proses pembangunan YTP. “Kami siap membantu dan berkolaborasi dengan seluruh pihak, termasuk menyiapkan dukungan teknis seperti alat berat dan tim dari dinas terkait,” ujarnya. Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Hartono Simangunsong menambahkan bahwa tim apresial akan segera dibentuk dan menargetkan penyelesaian pendataan serta ganti rugi tanaman warga dalam waktu dua minggu ke depan.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Camat Salak Herlita Banurea, memohon agar proses pembangunan berjalan aman dan lancar. Setelah melakukan pengecekan patok koordinat dan konsolidasi akhir di Pendopo Bupati, rombongan Kemenhan meninggalkan Pakpak Bharat pada pukul 17.35 WIB dalam keadaan aman. Pemerintah daerah menyatakan akan terus memantau dan melaporkan perkembangan pembangunan YTP yang diproyeksikan mulai aktif menampung 500 personel pada akhir November mendatang.( Lia Hambali)
(Prajurit Pena)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

































