Kutacane, Brekingnews//agaranewa.Com.online – Dalam upaya mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Aceh Tenggara menggelar kegiatan “Aksi Kolaborasi Penuntasan Sampah”, Selasa (15/10/2025).
Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha, dan komunitas lingkungan dalam menanggulangi persoalan sampah yang kian mendesak di wilayah Aceh Tenggara.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Aceh Tenggara, Ahmad Yani, SE.MM, dalam sambutannya menegaskan bahwa permasalahan sampah tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja.
> “Melalui aksi kolaborasi ini, kita ingin menumbuhkan kesadaran dan semangat gotong royong untuk menjaga kebersihan lingkungan. Aceh Tenggara yang bersih adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Ahmad Yani.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Aksi kolaborasi yang untuk pertama kalinya dilaksanakan di Kecamatan Babussalam ini menjadi tonggak awal gerakan bersama dalam membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat untuk mengelola sampah dari sumbernya.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat komitmen daerah dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari.
Pelaksanaan kegiatan ini berlandaskan pada sejumlah regulasi penting, antara lain:
1️⃣ UU No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, yang menegaskan kewajiban setiap orang untuk mengelola sampah secara berwawasan lingkungan.
2️⃣ Qanun Kabupaten Aceh Tenggara No. 6 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Sampah, sebagai dasar kebijakan daerah dalam pengurangan dan penanganan sampah.
3️⃣ Perbup No. 41 Tahun 2018 tentang Kebijakan dan Strategi Daerah (Jakstrada) Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sejenisnya, yang mengarahkan upaya pengurangan sampah secara sistematis.
4️⃣ Perbup No. 35 Tahun 2024 tentang Pengurangan Penggunaan Plastik Sekali Pakai, sebagai langkah nyata perubahan perilaku menuju gaya hidup ramah lingkungan.
DLH Aceh Tenggara berharap, kegiatan ini tidak berhenti sebagai seremonial semata, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan yang tumbuh di setiap gampong.
Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk mewujudkan Aceh Tenggara yang bersih, hijau, dan lestari.
> “Mari bersama-sama mewujudkan Aceh Tenggara Bebas Sampah, mulai dari langkah kecil di sekitar kita. Karena kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua,” tutup Ahmad Yani. Ady Gegoyong


































