Kutacane // agaranews.com.online – Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, SE, MM, menegaskan pentingnya sinergi dan komunikasi yang baik antara kepala sekolah dan para guru sebagai kunci utama dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Aceh Tenggara.
Hal itu disampaikan Bupati saat melakukan kunjungan kerja ke sejumlah sekolah di Kecamatan Lawe Alas dan Tanoh Alas, Sabtu (1/11/2025). Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi oleh Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Julkifli, Asisten II Setdakab, Ketua MPD, Kepala Bappeda, Ketua MAA, serta sejumlah anggota DPRK Aceh Tenggara.
> “Untuk memajukan kualitas sekolah, tidak mungkin bisa bekerja sendiri. Diperlukan komunikasi, kolaborasi, dan sinergi yang baik antara kepala sekolah dan guru. Setiap kendala sekecil apa pun harus diselesaikan bersama agar tercapai solusi terbaik,” tegas Salim Fakhry di hadapan para kepala sekolah dan guru.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kunjungan tersebut, Bupati menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari silaturahmi dan pemberian motivasi bagi tenaga pendidik serta peserta didik agar terus semangat dalam proses belajar mengajar. Selain itu, ia turut meninjau langsung kondisi sarana dan prasarana di sejumlah sekolah.
Bupati juga berdialog dengan para guru dan siswa untuk mendengar langsung aspirasi, harapan, serta kendala yang dihadapi dalam dunia pendidikan di wilayah itu.
> “Saya berkomitmen untuk terus memajukan dunia pendidikan, karena ini merupakan salah satu visi dan misi saya sejak awal menjabat. Insyaallah, hal ini akan kita wujudkan selama lima tahun kepemimpinan ini,” ujar Salim Fakhry.
Bupati turut memberikan apresiasi bagi para guru yang berprestasi, berdedikasi, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya. Mereka yang memenuhi kriteria akan mendapat prioritas untuk promosi menjadi kepala sekolah.
> “Bekerjalah dengan baik dan ikhlas, karena guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Pemerintah daerah akan selalu memberi ruang dan penghargaan bagi guru-guru yang berdedikasi tinggi,” ucapnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tenggara, Julkifli, mengapresiasi langkah Bupati yang turun langsung ke sekolah-sekolah sebagai wujud nyata kepedulian terhadap dunia pendidikan.
> “Selain bersilaturahmi, Bapak Bupati juga memberikan motivasi dan arahan langsung kepada para kepala sekolah dan guru. Ini menjadi semangat baru bagi dunia pendidikan di Aceh Tenggara,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, sesuai instruksi Kementerian Pendidikan, seluruh guru SD dan SMP akan mengikuti Tes Kompetensi Akademik (TKA) pada Maret 2026 mendatang, dan diharapkan mulai mempersiapkan diri sejak dini.
Kunjungan Bupati Aceh Tenggara diakhiri dengan diskusi terbuka bersama para guru, yang berlangsung hangat dan penuh semangat. Dalam kesempatan itu, sejumlah guru menyampaikan aspirasi, masukan, serta harapan agar pemerintah daerah terus memperhatikan peningkatan mutu pendidikan.
Salah satu guru menyampaikan usulan agar pemerintah kabupaten dapat membuat program pelatihan berbasis daring dan kegiatan peningkatan kompetensi lainnya untuk menunjang kemampuan guru di era modern ini.
> “Kami berharap adanya program pembelajaran daring atau pelatihan digital agar guru-guru bisa menambah pengetahuan dan mengikuti perkembangan zaman,” ujar salah satu guru di SMPN 2 Lawe Alas.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Salim Fakhry menyambut baik masukan tersebut dan berjanji akan membahasnya bersama Dinas Pendidikan agar segera disiapkan program peningkatan kapasitas guru berbasis digital dan inovatif di Kabupaten Aceh Tenggara.
Kunjungan Bupati dan rombongan disambut penuh antusias oleh para guru dan siswa di setiap sekolah yang dikunjungi. Adapun sekolah yang menjadi lokasi kunjungan antara lain SMPN 3 Lawe Alas, SMPN 2 Lawe Alas, SD Nggkeran, SMPN 1 Lawe Alas, dan TK Pembina Lawe Alas. Ady Gegoyong

































