Kutacane ,agaranews.com, online// Suasana TPA Selamat Indah, Kecamatan Semadam, tampak berbeda pada Kamis (20/11/2025). Sejak pagi, jajaran Dinas Lingkungan Hidup Aceh Tenggara bersiaga menyambut kedatangan Tim Adipura, tamu penting yang menentukan arah masa depan kebersihan kabupaten ini. Kunjungan ini bukan sekadar penilaian, tetapi menjadi momen krusial bagi Aceh Tenggara untuk membuktikan keseriusannya dalam mengelola sampah secara modern dan berkelanjutan.
Dipimpin langsung oleh Kepala DLH Aceh Tenggara, Ahmad Yani, SH, MM, kunjungan ini mengalir dalam suasana penuh optimisme.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
> “Hari ini langkah besar kita mulai. Semoga Aceh Tenggara maju selangkah dalam pengelolaan sampah dan semakin siap menjadi kabupaten bersih serta ramah lingkungan,” ujar Ahmad Yani dengan nada penuh harapan.
Kehadiran tim pusat dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI menambah bobot penting kegiatan tersebut. Turut hadir:
I Komang Krisnawan Gapar
Tati Suharti
Keduanya merupakan pejabat dari Direktorat PDLKWS Deputi I KLHK RI, yang secara langsung mengamati setiap sudut kawasan TPA—mulai dari sistem pemilahan sampah, proses pengolahan akhir, hingga kesiapan sumber daya manusia dan sarana pendukung.
Tim Adipura tidak hanya menilai, namun juga memberikan masukan teknis agar TPA Selamat Indah dapat memenuhi standar Adipura: bersih, tertata, aman, dan berorientasi pada keberlanjutan. Sorotan juga diberikan pada penerapan sistem controlled landfill, pengurangan sampah dari sumbernya, serta kolaborasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Tidak dapat dipungkiri, tantangan pengelolaan sampah di Aceh Tenggara cukup besar. Namun, kunjungan ini memberikan suntikan optimisme baru. Ahmad Yani menegaskan bahwa DLH telah menyiapkan berbagai langkah strategis, mulai dari peningkatan kualitas layanan pengangkutan, kampanye kesadaran publik, hingga upaya memperkuat infrastruktur persampahan.
> “Kami ingin Aceh Tenggara bukan sekadar memenuhi standar, tetapi menjadi contoh kabupaten yang benar-benar peduli lingkungan,” tegasnya.

Di tengah tuntutan modernisasi pengelolaan sampah, kehadiran Tim Adipura menjadi pengingat bahwa Aceh Tenggara memiliki peluang besar untuk melompat lebih jauh. Dukungan pusat, komitmen pemerintah daerah, dan partisipasi masyarakat akan menjadi kunci mendorong kabupaten ini menuju penghargaan kebersihan bergengsi nasional.
Kunjungan yang berlangsung intens sejak pagi hingga siang ini menjadi bukti bahwa upaya menjaga lingkungan adalah kerja yang nyata, bukan slogan. TPA Selamat Indah hari itu menjadi saksi langkah awal Aceh Tenggara menuju masa depan yang lebih bersih, tertata, dan berkelanjutan. Ady Gegoyong


































