Aceh Singkil, agaranews.com – Banjir yang melanda Desa Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara, beberapa waktu lalu sempat memutus akses utama penghubung antarwilayah. Jembatan vital yang menjadi jalur utama aktivitas masyarakat tidak dapat dilalui, sehingga mobilitas warga terganggu dan aktivitas sehari-hari terhenti.
Di tengah kondisi sulit tersebut, semangat kebersamaan justru tumbuh semakin kuat. TNI, Polri, Dinas Perhubungan, serta komponen cadangan turun langsung ke lapangan untuk membangun jembatan darurat. Dengan memanfaatkan batang kelapa sebagai bahan utama, seluruh elemen bahu-membahu mengangkat dan menyusun rangka jembatan agar segera dapat difungsikan kembali.
Meski kondisi pasca banjir dan medan yang sulit menjadi tantangan, personel TNI dan Polri bekerja tanpa mengenal lelah serta saling membantu satu sama lain. Kehadiran aparat keamanan memberikan rasa aman dan dorongan moral, sementara Dinas Perhubungan memastikan aspek keselamatan dan kelayakan jalur darurat. Komponen cadangan turut memperkuat tenaga kerja di lapangan sehingga proses pembangunan berjalan optimal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang warga desa, Samsul, menyampaikan kekhawatiran sekaligus rasa syukur atas upaya gotong royong tersebut. “Kami warga Gosong Telaga Barat sangat berharap jalan yang terputus akibat banjir segera tersambung kembali. Jika akses tidak diperbaiki, warga kesulitan mendapatkan pangan dan aktivitas harian akan berhenti,” ujarnya, Minggu (14/12/2025). Ia menambahkan, “Kami bersyukur atas gotong royong yang dilakukan oleh TNI, Polri, dan Dinas Perhubungan sehingga jalan penghubung antar daerah dapat dilalui kembali.”
Pembangunan jembatan darurat ini memiliki arti strategis bagi warga. Anak-anak sekolah, petani, pedagang, serta masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan sangat bergantung pada keterhubungan kembali jalur utama desa. Meski bersifat sementara, jembatan ini menjadi solusi cepat guna menggerakkan kembali roda kehidupan masyarakat.
Gotong royong yang terjalin di Desa Gosong Telaga Barat merupakan bukti bahwa kebersamaan adalah kekuatan utama dalam menghadapi bencana. Sinergi antara aparat dan masyarakat memperlihatkan bahwa melalui kerja sama, tantangan sebesar apapun dapat diatasi bersama.
Semoga jembatan darurat ini menjadi langkah awal menuju pemulihan penuh sekaligus menjadi pengingat bahwa kepedulian dan solidaritas selalu hadir saat masyarakat membutuhkannya.
Tim Redaksi agaranews.com @lga































