Proyek Puskesmas Sibanggor Jae Disorot: Target Molor, Alat Tak Sesuai Lelang, K3 Terabaikan

LIA HAMBALI

- Redaksi

Jumat, 26 Desember 2025 - 14:30 WIB

50256 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Mandailing Natal, AgaraNews .com // Proyek pembangunan Puskesmas Sibanggor Jae kembali menjadi perhatian publik. Indikasi keterlambatan penyelesaian pekerjaan disertai dugaan ketidaksesuaian alat kerja dan pengabaian keselamatan tenaga kerja mencuat dari hasil pantauan lapangan.Sorotan tersebut menguat setelah keterangan salah seorang operator alat molen, Hermansyah Lubis, yang ditemui di lokasi proyek pada Kamis, 25 Desember 2025. Ia menyampaikan bahwa selama proses pengecoran, pekerjaan dilakukan menggunakan mixer molen konvensional.

“Selama pengerjaan selalu pakai mixer molen. Kalau tidak pakai molen, kerjaan agak lambat, makanya dipakai supaya cepat,” ujar Hermansyah.Padahal, berdasarkan dokumen persyaratan lelang proyek, alat utama yang seharusnya digunakan adalah self loading concrete mixer. Peralatan ini dirancang untuk menjamin presisi takaran, mutu beton, serta efisiensi waktu pelaksanaan pekerjaan konstruksi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penggunaan molen manual tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai kepatuhan pelaksana terhadap spesifikasi teknis kontrak yang telah ditetapkan sejak awal. Apalagi, keterlambatan waktu penyelesaian proyek terlihat jelas di lapangan.Hermansyah mengaku dirinya baru bekerja sekitar dua minggu di proyek tersebut. Ia menyatakan tidak mengetahui proses pekerjaan pada tahap awal, termasuk pengecoran lantai maupun struktur bangunan sebelumnya.

“Saya di sini baru dua minggu. Kalau soal lantai, saya tidak paham dan tidak bisa komentar karena saya tidak tahu,” katanya.

Saat ditanya mengenai keberadaan kepala tukang dan konsultan pengawas, Hermansyah mengaku tidak pernah berinteraksi dengan keduanya. Ia menyebut pengawasan harian hanya dilakukan oleh mandor.

“Kalau kepala tukang saya tidak tahu, konsultan pengawas juga tidak tahu. Yang saya tahu mandor kami selalu pantau setiap hari,” ucapnya.Lebih lanjut, Hermansyah juga mengungkapkan kebingungannya terkait jadwal penyelesaian proyek sebagaimana tercantum pada papan informasi. Ia menyebutkan masa pelaksanaan berakhir pada 25 Desember 2025, sementara pekerjaan masih berlangsung pada tanggal tersebut.

“Selesai pengerjaan sampai tanggal 25 Desember 2025. Ini sudah tanggal 25, tapi masih kerja. Saya juga tidak mengerti,” ujarnya sambil menunjuk papan proyek.

Selain persoalan waktu dan alat, aspek keselamatan kerja juga menjadi sorotan serius. Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah pekerja tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti helm keselamatan dan sepatu kerja, mengindikasikan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) diduga diabaikan.

Hingga berita ini diterbitkan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek belum memberikan tanggapan atas upaya konfirmasi terkait keterlambatan pekerjaan, penggunaan alat yang diduga tidak sesuai persyaratan lelang, serta lemahnya penerapan standar keselamatan kerja.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan publik mengenai efektivitas pengawasan proyek serta komitmen pelaksana dalam menjalankan kontrak yang bersumber dari anggaran negara secara transparan dan bertanggung jawab.
(Magrifatulloh/Lia Hambali).

Berita Terkait

Siswa SD Sint Yoseph Kabanjahe Raih Honorable Mention di Ajang Robotik Nasional, Buktikan Kemampuan dan Kreativitas
Makna Rukun Haji dalam Membangun Kesadaran,Koneksi dan Keberhasilan
Wisuda Unitomo 2026: Arri Prasetiyawan Pratama Resmi Sandang Gelar Sarjana Hukum
Satgas TMMD Ke 128, TNI AD Bersama Warga Gotong Royong Percepat Pembangunan RTLH
Memasuki Hari Ke 5 TMMD Ke 128, TNI AD Bersama Warga Gotong Penuh Semangat Membangunan RTLH
TMMD Ke 128 Tahun 2026, TNI AD Bersama Warga Percepat Pembangunan Mushola Al- Mukmin
Satgas TMMD Ke 128, Kebut Pembangunan RTLH Milik Warga Baru Gadang
Manunggal Bersama Rakyat, Satgas TMMD Ke 128 Tahun 2026 TNI AD Membangun MCK Di Pos Pemuda Kampung Koto

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 21:20 WIB

Siswa SD Sint Yoseph Kabanjahe Raih Honorable Mention di Ajang Robotik Nasional, Buktikan Kemampuan dan Kreativitas

Minggu, 26 April 2026 - 21:08 WIB

Makna Rukun Haji dalam Membangun Kesadaran,Koneksi dan Keberhasilan

Minggu, 26 April 2026 - 21:03 WIB

Wisuda Unitomo 2026: Arri Prasetiyawan Pratama Resmi Sandang Gelar Sarjana Hukum

Minggu, 26 April 2026 - 18:50 WIB

Satgas TMMD Ke 128, TNI AD Bersama Warga Gotong Royong Percepat Pembangunan RTLH

Minggu, 26 April 2026 - 18:48 WIB

Memasuki Hari Ke 5 TMMD Ke 128, TNI AD Bersama Warga Gotong Penuh Semangat Membangunan RTLH

Minggu, 26 April 2026 - 18:40 WIB

Satgas TMMD Ke 128, Kebut Pembangunan RTLH Milik Warga Baru Gadang

Minggu, 26 April 2026 - 18:38 WIB

Manunggal Bersama Rakyat, Satgas TMMD Ke 128 Tahun 2026 TNI AD Membangun MCK Di Pos Pemuda Kampung Koto

Minggu, 26 April 2026 - 18:32 WIB

TMMD Ke-128 Tahun 2026 Berikan Manfaat Nyata, Hadirkan Sumur Sanitasi Air Bersih di Nagari Batu Gadang

Berita Terbaru