
Aceh Tenggara Agaranews.com – Komandan Kodim 0108/Agara Letkol Czi Arya Murdyantoro.S.T. memberikan pembekalan kepada 50 Siswa siswi pada pelatihan Leadership Training III Tahun 2025 oleh Yayasan Ar Rahman bertempat di Aula Cabang Dinas Pendidikan Aceh di desa Mbarung Kecamatan Babussalam Kabupaten Aceh Tenggara, Minggu (28/12/2025).
Kegiatan dengan mengusung Tema
*Membangun Pemimpin Muda Berkarakter dan Berprestasi*
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dandim 0108/Agara Letkol Czi Arya Murdyantoro, ST, yaitu Komunikasi efektif merupakan proses penyampaian pesan dari komunikator kepada komunikan yang menghasilkan kesamaan makna (shared meaning) serta respon yang sesuai dengan tujuan komunikasi. Menurut DeVito (2019), komunikasi efektif ditandai oleh adanya pemahaman pesan secara tepat, kejelasan informasi, serta umpan balik yang memungkinkan terjadinya interaksi dua arah. Keefektifan Komunikasi di tentukan oleh :
1) Kejelasan Pesan yang di Sampaikan.
2) Ketepatan Media Komunikasi
3) Tingkat Pemahaman Penerima Pesan.
4) Keberadaan umpan balik sebagai indikator keberhasilan komunikasi.
Konsep Pengembangan Diri.
Pengembangan diri merupakan proses sistematis dan berkelanjutan dalam meningkatkan potensi, kompetensi, serta kualitas kepribadian individu.Aspek Kognitif, berkaitan dengan pengetahuan dan pengalaman.Aspek Afektif, berkaitan dengan sikap, nilai, dan emosi.Aspek Psikomotorik, berkaitan dengan keterampilan dan tindakan. Tujuan utama pengembangan diri adalah membentuk individu yang adaptif, mandiri, dan bertanggung jawab.
Keterkaitan Komunikasi Efektif dan Pengembangan Diri.memiliki kontribusi signifikan dalam proses pengembangan diri, antara lain Meningkatkan kepercayaan diri dalam berinteraksi sosial Mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan ekspresif.Memfasilitasi pembentukan relasi sosial yang sehat dan produktif.Menjadi sarana aktualisasi dan pengembangan potensi individu.
Dengan demikian, komunikasi efektif berfungsi sebagai instrumen strategis dalam pengembangan diri.
Κepemimpinan Otoriter
Pemimpin yang memiliki kekuasaan secara penuh, kekuasaannya bersifat sentralistik menekankan kekuasaan jabatan dilaksanakan dengan paksaan serta memegang sistem pemberian hadiah dan hukuman.Ciri-ciri Kepemimpinan Otoriter yaitu,Selalu memerintah.Tidak mau menerima saran dari bawahan.Tanpa musyawarah.
Hanya mementingkan diri sendiri dan kelompok.Memberikan tugas mendadak.
Memaksa kehendak.Setiap keputusannya tidak dapat dibantah.Kekuasaan mutlak ada pada pemimpin, Hubungan dengan bawahan kurang harmonis.Senang sanjungan.
Kepemimpinan Laissez Faire adalah kepemimpinan memberikan kebebasan penuh kepada bawahannya untuk melakukan apa saja. Pemimpin hanya terlibat dalam kuantitas yang kecil saja.
Kepemimpinan Demokratis adalah pemimpin yang mendelegasikan wewenang pada bawahan, mendorong partisipasi bawahan, menekankan kemampuan bawahan dalam menyelesaikan tugasnya dan memperoleh penghargaan melalui kekuasaan pengaruh bukan jabatan. Ciri-ciri Kepemimpinan Demokratis : Adil dan bijaksana.Memiliki rasa tenggang rasa.Suka bermusyawarah.Tidak mementingkan diri sendiri.Selalu mawas Diri tidak sombong.Lapang dada dan terbuka.Mau menerima usulan atau pendapat bawahan.Selalu menerima kritik dari bawahan.Menciptakan suasana kekeluargaan.
Kepemimpinan yang efektif (Situasional). Kepemimpinan situasional yang memperhitungkan situasi dan kondisi,kemampuan, kedewasaan, tekanan waktu dan sebagainya Bagaimana seharusnya menjadi seorang pemimpin : Cepat mengambil keputusan.
Menghadapi, jangan mengelak. Selalu dalam posisi menyerang.Mengindahkan pendapat umum.hargai pendapat orang lain, tentukan pendapat anda pribadi
Bersatu dengan pemimpin-pemimpin lainnya.Menjadi tenaga penggerak.
Memahami yang dikehendaki rekan kerja.
Kesetiaan harus diperhatikan.Kenalilah diri sendiri.
Program Kementan mendukung petani milenial :Peningkatan kapasitas pemuda pedesaan di bidang pertanian. Pengembangan wirausahawan muda pedesaan.fasilitas akses permodalan.
Rencana Pendampingan Ketahanan Pangan Oleh Kodim 0108/Agara :
Pendampingan TNI atau Kodim 0108/Agara terhadap Ketahanan Pangan di Wilayah Aceh Tenggara di Laksanakan secara melekat.Wilayah yang terdapat Program Ketahanan Pangan akan di dampingi oleh Babinsa.Agar di adakan koordinasi dengan Babinsa di wilayah nya.Apabila ada terkendala di lapangan agar di Laporkan.
(Pendim Agara).

































