
Nagan Raya Agaranewa.com – Pembangunan Jembatan Bailey Beutong Ateuh Banggalang yang menghubungkan Kabupaten Nagan Raya dengan Kabupaten Aceh Tengah tepatnya di wilayah Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang Kabupaten Nagan Raya terus dikebut pengerjaannya. Pembangunan jembatan darurat ini dilaksanakan oleh prajurit Kodim 0116/Nara bersama anggota Yon TP 856/SBS dan anggota Zibang Rem 012/TU secara kolaboratif bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Alam. Hingga Minggu (28/12/2025), progres pembangunan jembatan telah mencapai beberapa persen.
Jembatan tersebut sebelumnya mengalami kerusakan parah hingga terputus akibat bencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh beberapa waktu lalu. Putusnya jembatan ini menyebabkan terganggunya akses transportasi yang menjadi jalur utama penghubung antar kabupaten, sehingga berdampak langsung terhadap mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta aktivitas sosial dan perekonomian warga, khususnya yang melintasi jalur Kabupaten Nagan Raya menuju Kabupaten Aceh Tengah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai bentuk respons cepat dalam percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana, Kodim 0116/Nara melalui Satgas Penanggulangan Bencana Alam segera mengambil langkah strategis dengan membangun Jembatan Bailey. Jembatan jenis ini dipilih sebagai solusi sementara yang efektif, kuat, dan fungsional guna mengembalikan konektivitas wilayah yang terputus. Jembatan Bailey Beutong Ateuh Banggalang memiliki panjang bentang jembatan yang sebelumnya putus sekitar 30 meter.
Pembangunan jembatan darurat ini sekaligus menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan Kementerian Pekerjaan Umum dalam penanggulangan bencana serta wujud kehadiran negara di tengah masyarakat. Melalui kerja sama lintas sektor dan semangat gotong royong, diharapkan konektivitas antara Kabupaten Nagan Raya tepatnya di Beutong Ateuh Banggalang dan Kabupaten Aceh Tengah atau Takengon dapat kembali normal, sehingga kehidupan masyarakat dapat segera bangkit dan berjalan seperti sediakala setelah bencana alam yang terjadi.

































