Dairi, – AgaraNews.com// Suasana haru dan penuh rasa syukur menyelimuti sebuah rumah sederhana di Desa Pandan, Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Kabupaten Dairi, Senin (5/1/2025). Babinsa Koramil 04/Tigalingga, Kodim 0206/Dairi, Serda Parlindungan, menghadiri acara syukuran kepulangan Jesika Br Gulo (34) yang kembali dari Malaysia setelah tiga setengah tahun merantau sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW). Kehadiran Babinsa menjadi simbol kuatnya kedekatan TNI dengan masyarakat di wilayah binaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Acara syukuran tersebut digelar oleh Rasadi Gulo (56), ayah Jesika, di kediamannya. Sebagai tetangga, Rasadi secara khusus mengundang Serda Parlindungan untuk makan siang bersama keluarga. Momen kebersamaan itu berlangsung hangat dan sederhana, namun sarat makna, mencerminkan rasa syukur keluarga atas kepulangan anggota keluarganya dengan selamat ke tanah kelahiran.

Dalam kesempatan itu, Serda Parlindungan memberikan motivasi dan nasihat kepada Jesika agar pengalaman merantau yang telah dilalui menjadi pelajaran berharga. Ia berpesan, apabila di kemudian hari kembali bekerja ke luar negeri, agar selalu menjaga diri, menaati aturan, serta bekerja dengan penuh tanggung jawab dan kejujuran. Pesan tersebut disampaikan dengan pendekatan humanis sebagai wujud kepedulian Babinsa terhadap keselamatan dan masa depan warga.
Sementara itu, Rasadi Gulo mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran Babinsa di tengah keluarganya. Menurutnya, kehadiran Serda Parlindungan tidak hanya sebagai aparat kewilayahan, tetapi juga sebagai tetangga yang peduli dan selalu hadir dalam setiap momen penting masyarakat. Hal itu semakin mempererat hubungan kekeluargaan antara TNI dan warga Desa Pandan.
Terpisah, Danramil 04/Tigalingga, Kapten Inf Binton Sinaga, menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan sosial masyarakat merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial. Ia menegaskan, Babinsa harus mampu menjadi pengayom, motivator, serta perekat persatuan di tengah masyarakat. “Kedekatan Babinsa dengan warga adalah kunci terciptanya keharmonisan dan ketahanan sosial di wilayah binaan,” ujarnya. (Prajurit Pena/Lia Hambali)


































