Siau, Sulawesi Utara, AgaraNews.com // Bencana alam banjir bandang dan tanah longsor melanda Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, Senin (5/1/2026) pukul 02.45 WITA. Bencana ini disebabkan oleh hujan lebat yang berlangsung selama kurang lebih 5 jam tanpa henti, menyebabkan kerusakan parah di beberapa wilayah.
Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) VIII Manado telah menerjunkan satu peleton personel Tim Penanggulangan Bencana untuk membantu evakuasi korban dan pembersihan rumah warga. Personel Posal (Poa Angkatan Laut) Siau Kodaeral VIII juga telah terjun ke lokasi kejadian, bekerja sama dengan instansi terkait lainnya seperti Basarnas dan Polres Kepulauan Sitaro.
Korban Jiwa:
– *Luka-Luka:* 17 orang, termasuk Marlis Sanggili (27), Fatmawati Kamurahang (54), dan Yosiro Asarya Sanggili (3)
– *Meninggal Dunia:* 7 orang, termasuk Juanita Erlina Bangsa (21), El Kamanangan (4), dan Rakmon Bangsa
– *Belum Ditemukan:* 1 orang, Kananta Kairi Kansil (2 bulan)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kerugian Material:
– Mako Polres Kepulauan Sitaro tertimbun material
– 5 rumah warga hanyut/hilang
– Jalan dan rumah warga di Kelurahan Paseng tertutup material
– 1 Bhayangkari tidak sadarkan diri dan sedang dirawat
– Personil piket mengalami luka ringan
– Kendaraan personil piket tertimbun material
– 50% Gedung Mako bersama fasilitas penunjang rusak
Wilayah yang terdampak meliputi Kelurahan Paniki, Paseng, Kampung Bumbiha, Peling, Laghaeng, Batusenggo, dan Kelurahan Ulu. TNI AL dan instansi terkait terus melakukan upaya evakuasi dan bantuan kepada korban bencana.
Pemerintah daerah setempat telah mendirikan posko bantuan untuk membantu warga terdampak dan menyediakan kebutuhan dasar seperti makanan, air, dan obat-obatan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi dari pihak berwenang.( JS)


































