Pakpak Bharat, – AgaraNews.com// Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), TNI dan Polri bersinergi melakukan monitoring objek vital Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Mikro berkapasitas 10 Mega Watt (MW) milik PT Sumatera Energi Lestari (PT SEL) yang berada di Dusun III Kuta Ujung, Desa Pardomuan, Kecamatan STTU Julu, Kabupaten Pakpak Bharat, pada Selasa, 6 Januari 2026. Kegiatan ini melibatkan Sertu S. Boangmanalu, Babinsa Koramil 07/Salak Kodim 0206/Dairi, bersama Kapolsek Salak AKP Terada Tarigan dan personel Bhabinkamtibmas.
Monitoring dilakukan dengan menyusuri seluruh area strategis PLTA, termasuk peninjauan langsung lokasi bendungan air, guna memastikan kondisi infrastruktur tetap aman serta berfungsi dengan baik. Aparat gabungan juga mengamati situasi lingkungan sekitar untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun risiko yang dapat menghambat operasional pembangkit listrik yang menjadi sumber energi penting bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di sela kegiatan, Sertu S. Boangmanalu melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan petugas keamanan PLTA, Julianus Berutu, selaku perwakilan keamanan dari PT Sumatera Energi Lestari. Komsos ini bertujuan mempererat koordinasi dan meningkatkan kewaspadaan bersama dalam menjaga objek vital nasional. Julianus Berutu menyampaikan apresiasinya atas kehadiran TNI–Polri yang secara rutin melakukan pengamanan dan pembinaan keamanan di area PLTA.
Sementara itu, Kapolsek Salak AKP Terada Tarigan menjelaskan bahwa monitoring dan patroli dilakukan secara berkala, khususnya di awal tahun 2026, sebagai langkah preventif pasca perayaan Tahun Baru. Kegiatan meliputi patroli debit air sungai untuk mengantisipasi potensi bencana, pengamanan kawasan bendungan, serta pemantauan infrastruktur kelistrikan, termasuk gardu dan jaringan pendukung, agar tetap aman dari gangguan.
Terpisah, Danramil 07/Salak Kapten Inf A. Sagala menegaskan bahwa pengamanan objek vital merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI AD yang dilaksanakan secara sinergis bersama Polri. Menurutnya, keberadaan aparat di lapangan tidak hanya untuk menjaga keamanan fasilitas strategis, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang beraktivitas di sekitar PLTA, sehingga stabilitas keamanan dan kelancaran pasokan energi di wilayah Pakpak Bharat tetap terjaga. (Prajurit Pena/Lia Hambali)


































