Masyarakat Manado Desak Reformasi BPN, Dugaan Mafia Tanah Ganggu Pengurusan Sertifikat

LIA HAMBALI

- Redaksi

Selasa, 13 Januari 2026 - 09:07 WIB

50311 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Manado, AgaraNews.com / / Masyarakat Manado, Sulawesi Utara, mengeluhkan pelayanan kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Manado yang dinilai sangat buruk. Pengurusan sertifikat tanah yang seharusnya sederhana, justru menjadi rumit dan memakan waktu lama, bahkan hingga bertahun-tahun.

Sumber yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan bahwa dirinya telah berulang kali datang ke kantor BPN Manado untuk mengurus pergantian nama sertifikat tanah milik orang tuanya yang telah meninggal dunia. “Sudah lebih jemari tangan hanya mengurus pergantian nama dari orang tuanya mau pergantian nama kepada saya,” ujarnya dengan nada kesal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sumber tersebut juga menyatakan bahwa semua persyaratan yang diminta oleh BPN telah dipenuhi, termasuk pembayaran pajak dan biaya lainnya. Namun, proses pengurusan masih belum selesai.

Masyarakat Manado menduga adanya mafia tanah atau oknum nakal di dalam BPN yang sengaja memperlambat proses pengurusan sertifikat. “Masyarakat bukan tidak berdasar mengatakan adanya mafia Tanah atau mafia SHM Ordam (Orang dalam),” kata sumber.

Sumber meminta kepada Kepala Kantor Wilayah BPN Sulawesi Utara untuk melakukan evaluasi dan reformasi terhadap pejabat dan staf BPN Manado yang dinilai tidak profesional. “Minta kepada pemimpin tertinggi BPN provinsi Sulawesi Utara untuk mengevaluasi atau Reformasi PJU dari mulai dari Kakanta sampai staf dan Oknum satpam yang Nakal diganti saja,” tegasnya.

Masyarakat Manado berharap agar BPN Manado dapat meningkatkan pelayanan dan transparansi dalam pengurusan sertifikat tanah, sehingga masyarakat tidak lagi menjadi korban mafia tanah.     ( JS)

Berita Terkait

Yonif 700 Raider Bantah Keterlibatan Anggota dalam Demo Ricuh di Kampus UMI
Babinsa Ngemplak Aktif Jaga Keamanan, Patroli Malam dan Komsos di Pos Pam Swakarsa Haji Donohudan
Dandim 0205/Tanah Karo, Letkol. inf. Robert B Panjaitan Kembali Gelar Temu Ramah dengan Insan Pers Kabupaten Karo
ALASTUA TNI AD Dukung Event Boxing Batu Malang, Wujud Pembinaan Generasi Muda
Bergerak Dini Hari, Unit Reskrim Polsek Bandar Huluan Ringkus Tiga Pelaku Curat dalam Semalaman — Seluruh Barang Bukti Berhasil Diamankan
Babinsa 03/Parongil Pimpin Aksi Bersih-Bersih, Gerai KDKMP Desa Sumbari Siap Difungsikan
Jembatan Gantung Mulai Terbentuk, Babinsa Koramil 06/Kerajaan dan Warga Fokus Pengerjaan Lantai dari Plat Bordes
Dari Obrolan Sederhana Jadi Jembatan Kepercayaan, Cara Babinsa Ini Dekatkan Diri dengan Warga Cikaok Pakpak Bharat

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 01:45 WIB

Yonif 700 Raider Bantah Keterlibatan Anggota dalam Demo Ricuh di Kampus UMI

Minggu, 26 April 2026 - 01:43 WIB

Babinsa Ngemplak Aktif Jaga Keamanan, Patroli Malam dan Komsos di Pos Pam Swakarsa Haji Donohudan

Minggu, 26 April 2026 - 01:38 WIB

Dandim 0205/Tanah Karo, Letkol. inf. Robert B Panjaitan Kembali Gelar Temu Ramah dengan Insan Pers Kabupaten Karo

Minggu, 26 April 2026 - 01:37 WIB

ALASTUA TNI AD Dukung Event Boxing Batu Malang, Wujud Pembinaan Generasi Muda

Minggu, 26 April 2026 - 01:35 WIB

Bergerak Dini Hari, Unit Reskrim Polsek Bandar Huluan Ringkus Tiga Pelaku Curat dalam Semalaman — Seluruh Barang Bukti Berhasil Diamankan

Minggu, 26 April 2026 - 01:31 WIB

Jembatan Gantung Mulai Terbentuk, Babinsa Koramil 06/Kerajaan dan Warga Fokus Pengerjaan Lantai dari Plat Bordes

Minggu, 26 April 2026 - 01:26 WIB

Dari Obrolan Sederhana Jadi Jembatan Kepercayaan, Cara Babinsa Ini Dekatkan Diri dengan Warga Cikaok Pakpak Bharat

Minggu, 26 April 2026 - 01:24 WIB

TMMD ke-128 Kebut Pembangunan Rumah Warga di Sungai Geringging

Berita Terbaru