Pakpak Bharat, – AgaraNews.com// Aroma kopi yang baru digiling menyatu dengan suasana perbincangan santai di depan sebuah rumah sederhana di Desa Boangmanalu, Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat. Pada Rabu, 14 Januari 2025, Serda Julianto Manik, Babinsa Koramil 07/Salak Kodim 0206/Dairi, melaksanakan kegiatan pembinaan teritorial dengan menyapa dan berbincang bersama M. Boangmanalu, seorang petani kopi setempat. Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas warga ini menjadi wujud komitmen TNI untuk selalu berada dekat dengan masyarakat, mendengar, dan merasakan denyut kehidupan mereka secara langsung.
Dalam dialog yang berlangsung hangat dan penuh keakraban, M. Boangmanalu menyampaikan bahwa kopi yang sedang digiling pascapanen merupakan jenis kopi robusta Lampung. Proses pengolahan dilakukan di depan rumahnya, sebagai tradisi pertanian keluarga yang tetap dipertahankan dari generasi ke generasi. Ia juga menjelaskan, hasil kopi yang telah siap biasanya dijual kepada pengepul dengan kisaran harga Rp60.000 hingga Rp70.000 per kilogram, bergantung pada kualitas biji dan kondisi pasar. Informasi tersebut menggambarkan bagaimana kopi menjadi tumpuan ekonomi utama bagi masyarakat desa.
Tidak hanya berdialog, Serda Julianto Manik turut terlibat langsung membantu proses penjemuran biji kopi setelah melalui tahap penggilingan. Penjemuran dilakukan dengan cermat agar kualitas tetap terjaga, sebab mutu kopi pascapanen akan sangat menentukan nilai jual dan kepercayaan pembeli. Kehadiran Babinsa dalam aktivitas pertanian warga bukan sekadar simbol, melainkan kontribusi nyata untuk memberikan dorongan moral sekaligus semangat agar petani tetap optimis menghadapi dinamika pasar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini merupakan bagian dari tujuan besar pembinaan teritorial, yakni mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat. Melalui komunikasi sosial yang sederhana namun bermakna, Babinsa diharapkan mampu menjadi sahabat, pendengar, sekaligus fasilitator bagi masyarakat dalam mencari solusi berbagai persoalan di lapangan. Kedekatan ini tidak hanya membangun rasa aman, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan bahwa TNI hadir untuk mendukung kemajuan ekonomi kerakyatan.
Secara terpisah, Danramil 07/Salak, Kapten Inf A.F. Sagala, menyampaikan bahwa kegiatan Babinsa bersama petani kopi di Desa Boangmanalu merupakan implementasi nyata tugas TNI AD dalam membina wilayah. Ia menegaskan, Babinsa harus selalu siap hadir di tengah masyarakat, membantu, memberi motivasi, dan menjadi bagian dari solusi. “Kemanunggalan TNI dan rakyat tidak dibangun dengan kata-kata, tetapi dengan tindakan nyata di lapangan,” ujarnya. Melalui obrolan hangat di depan rumah dan kerja bersama menjemur kopi, citra kedekatan itu kian terasa nyata di tengah masyarakat Pakpak Bharat. (Prajurit Pena/Lia Hambali)

































