Nias.Agaranews.com // Bupati Nias, Yaatulo Gulo diminta untuk mengganti Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Idanogawo.
Permintaan tersebut mencuat setelah Kepsek setempat diduga tidak mampu merinci penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp 870 juta kepada publik saat diwawancarai beberapa hari lalu oleh wartawan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, ketidakjelasan laporan penggunaan dana BOS itu menuai sorotan dari berbagai pihak, salah satunya aktivis antikorupsi di Kepulauan Nias, Yason Yonatan Gea. Dia menilai transparansi pengelolaan dana pendidikan sangat penting demi menjaga kepercayaan masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
” Dana BOS dengan nilai ratusan juta rupiah seharusnya dapat dijelaskan secara rinci, mulai dari peruntukan hingga realisasi anggaran. “Kalau tidak bisa dirinci ke publik, wajar jika muncul dugaan dan pertanyaan,” ujarnya, Jumat (30/1/2025).
Desakan agar dilakukan pergantian kepala sekolah juga dinilai sebagai langkah evaluasi guna memastikan tata kelola keuangan sekolah berjalan sesuai aturan. Selain itu, tindakan tegas dinilai penting agar tidak menimbulkan preseden buruk dalam pengelolaan dana pendidikan di Kabupaten Nias.
Kita minta Bupati dapat segera mengambil langkah tegas terkait permasalahan tersebut karena hampir dua Minggu jadi perbincangan di Kepulauan Nias. Dan meminta agar pengelolaan dana BOS ke depan dilakukan secara terbuka demi meningkatkan kualitas pendidikan dan kepercayaan publik. (Tim)
































