KUTACANE –agaranews.com//
Peristiwa kebakaran menghanguskan dua unit rumah warga di Desa Semadam Awal, Kecamatan Semadam, Kabupaten Aceh Tenggara, Minggu (1/2/2026) sore. Dalam kejadian tersebut, satu rumah mengalami rusak berat dan satu rumah lainnya rusak sedang. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka.
Informasi yang dihimpun dari PUSDALOPS-PB BPBD Aceh Tenggara, kebakaran terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Laporan resmi diterima BPBD pada pukul 18.00 WIB setelah warga setempat melaporkan adanya api yang membesar di salah satu rumah warga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala PUSDALOPS-PB BPBD Aceh Tenggara menjelaskan, api pertama kali muncul dari sebuah rumah yang saat itu dalam kondisi kosong karena pemiliknya sedang pergi ke kebun. Keberadaan api awalnya diketahui oleh seorang warga yang kemudian berteriak meminta pertolongan.
“Mendengar teriakan tersebut, warga sekitar langsung berdatangan untuk melakukan pemadaman darurat sembari menghubungi petugas Pemadam Kebakaran,” demikian keterangan BPBD Aceh Tenggara dalam laporan tertulisnya.
Menindaklanjuti laporan warga, petugas Damkar BPBD Aceh Tenggara dari Pos Mako Damkar dan Pos Lawe Sigala segera dikerahkan ke lokasi kejadian. Sebanyak lima unit armada pemadam kebakaran diterjunkan untuk mengendalikan dan memadamkan api.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan penanganan intensif. Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 16.27 WIB, sehingga tidak meluas ke rumah warga lainnya.
Akibat kejadian tersebut, dua kepala keluarga dengan total 10 jiwa terdampak. Korban terdampak masing-masing bernama Mahyudin (51) yang rumahnya mengalami rusak berat, serta Mardianto (52) dengan kondisi rumah rusak sedang.
BPBD Aceh Tenggara memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden ini, karena seluruh penghuni rumah yang terdampak tidak berada di tempat saat kebakaran terjadi. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Selain pemadaman, BPBD Aceh Tenggara juga telah melakukan kajian cepat, pendataan, monitoring, serta dokumentasi di lokasi kejadian sebagai bagian dari penanganan pascabencana.
BPBD Aceh Tenggara mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. Ady

































