Banda Aceh – agaranews.com// Bursa Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) periode 2024–2029 kian memanas. Di tengah dinamika internal Partai Aceh, nama Yahdi Hasan mencuat sebagai salah satu kandidat kuat yang masuk dalam lima besar calon pimpinan legislatif Aceh.
Lima nama tersebut disebut telah dikantongi oleh Ketua Umum Partai Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem. Meski belum diumumkan secara resmi, arah dukungan mulai terlihat, terutama dari wilayah Tengah Aceh yang secara terbuka mendorong Yahdi Hasan.
Sejumlah tokoh muda hingga tokoh masyarakat menilai Yahdi Hasan sebagai figur yang layak memimpin DPRA, mengingat pengalaman panjangnya di parlemen serta kedekatannya dengan masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dari sisi pengalaman dan kemampuan, beliau sangat pantas memimpin DPRA,” ujar Azwin, Rabu (9/4/2026).
Figur Komunikatif dan Merangkul Semua Kalangan
Penilaian positif juga datang dari Agus Muliara yang melihat Yahdi Hasan sebagai pemimpin dengan karakter kuat dan kemampuan komunikasi lintas kelompok.
Menurutnya, kepemimpinan DPRA ke depan membutuhkan sosok yang tidak hanya berpengalaman, tetapi juga mampu merangkul berbagai kepentingan masyarakat Aceh yang beragam.
“Beliau punya pendekatan yang terbuka dan mudah diterima semua kalangan,” ujarnya.
Dukungan Tokoh Agama: Saatnya Wilayah Tengah Tampil
Dukungan juga mengalir dari kalangan ulama dan tokoh masyarakat. Tgk Zait menilai sudah saatnya wilayah Tengah Aceh mendapat porsi kepemimpinan di tingkat provinsi.
“Yahdi Hasan sosok yang agamis, ramah, dan punya jiwa kepemimpinan. Sudah layak diberi amanah,” katanya.
Hal senada disampaikan Tgk Marwan yang berharap keputusan akhir Ketua Umum Partai Aceh dapat mengakomodasi aspirasi masyarakat wilayah Tengah.
Tiga Periode di DPRA, Dijuluki “Gubernur Wilayah Tengah”
Rekam jejak Yahdi Hasan menjadi salah satu alasan kuat dukungan terus mengalir. Ia telah tiga periode menjabat sebagai anggota DPRA dari daerah pemilihan wilayah Tengah Aceh.
Tak hanya aktif di parlemen, Yahdi juga dikenal sering turun langsung ke masyarakat. Bahkan, di kalangan warga, ia dijuluki “Gubernur Wilayah Tengah” karena perannya yang aktif membangun jaringan politik dan merangkul tokoh masyarakat saat momentum politik, termasuk dalam mendukung Muzakir Manaf.
Penentuan Ketua DPRA Ditunggu Publik
Hingga kini, keputusan final terkait Ketua DPRA masih berada di tangan Mualem. Proses penjaringan di internal Partai Aceh disebut masih berlangsung dengan mempertimbangkan berbagai aspek strategis, termasuk pengalaman, loyalitas, serta representasi wilayah.
Dengan dukungan yang terus menguat dari berbagai elemen masyarakat, nama Yahdi Hasan kini berada di barisan terdepan kandidat Ketua DPRA. Publik Aceh pun menanti keputusan akhir yang akan menentukan arah kepemimpinan legislatif lima tahun ke depan.( TIM)


































