Tulungagung, AgaraNews.com//Pagi baru saja beranjak siang ketika matahari mulai menyengat di hamparan sawah Desa Pojok, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung. Di tengah bulir padi yang menguning, sosok berseragam loreng, Sertu Budi Santoso, tampak menyatu dengan para petani untuk melaksanakan panen raya, Selasa (14/4/2026).
Babinsa Desa Pojok tersebut tidak sekadar memantau, tetapi turun langsung membantu memotong padi, mengikat, hingga mengangkutnya ke pinggir pematang. Meski keringat membasahi seragamnya, Sertu Budi tetap cekatan mengikuti ritme kerja para petani sambil sesekali memberikan semangat.
“Ayo semangat, kalau kita kerjakan bersama, pasti terasa lebih ringan,” serunya di sela-sela aktivitas panen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bagi Sertu Budi, hadir langsung di tengah sawah merupakan bagian dari tugas teritorial untuk memastikan ketahanan pangan di wilayah binaannya tetap terjaga. Pendampingan yang ia lakukan dimulai sejak masa tanam hingga masa panen, guna memastikan para petani mendapatkan dukungan moral maupun fisik dalam menghadapi tantangan di lapangan.
Kehadiran Babinsa di tengah sawah memberikan rasa aman dan semangat tambahan bagi warga. Langkah ini bukan hanya soal hasil panen hari ini, tetapi merupakan bagian dari upaya besar TNI dalam menjaga ketersediaan pangan nasional.
Aksi nyata Sertu Budi Santoso di Desa Pojok menunjukkan bahwa kepedulian dan kebersamaan antara aparat kewilayahan dengan petani adalah fondasi kuat dalam memperkuat kedaulatan pangan. Di balik setiap keberhasilan panen, terdapat sinergi yang nyata antara TNI dan rakyat yang bekerja bahu-membahu di pelosok negeri. (Lia Hambali)































