Pakpak Bharat, AgaraNews.com//Komando Distrik Militer (Kodim) 0206/Dairi melalui Koramil 06/Kerajaan mengerahkan personel untuk memulai percepatan renovasi Jembatan Gantung Garuda di Desa Kaban Tengah, Kecamatan STTU Jehe, Kabupaten Pakpak Bharat, Senin (20/4/2026). Langkah strategis ini diambil guna memastikan infrastruktur yang menjadi urat nadi warga segera fungsional kembali.
Tim yang dipimpin oleh Pelda Jostan Lumbansiantar mulai melakukan pengerjaan teknis di lapangan dengan fokus pada ketahanan struktur dan keamanan jembatan. Kekuatan personel gabungan yang dikerahkan terdiri dari lima personel ahli dari Koramil 06/Kerajaan dibantu oleh empat tenaga tukang dari masyarakat setempat.
Sinergi ini difokuskan pada sasaran fisik yang krusial, yakni pengecatan tiang utama jembatan dengan proteksi antikarat warna merah serta pemotongan plat besi strip. Berkat cuaca cerah yang mendukung, progres pembangunan saat ini tercatat telah menyentuh angka 14,75 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran Jembatan Gantung Garuda memiliki peran vital sebagai akses penghubung antara Dusun Cubancer dan Dusun Siburku. Jalur ini merupakan kunci mobilitas ekonomi masyarakat, terutama distribusi hasil bumi. Guna menjamin kualitas, material kelas berat seperti besi UNP, plat bordes bunga, hingga ratusan baut telah disiagakan di lokasi.
Semangat gotong royong tampak jelas saat personel TNI dan warga bahu-membahu merakit besi serta membersihkan pondasi lama. Partisipasi aktif masyarakat ini mendapat apresiasi dari tokoh warga setempat atas respon cepat TNI dalam menangani kerusakan infrastruktur desa.
Danramil 06/Kerajaan Kapten Inf A. Siregar menjelaskan bahwa jembatan perintis ini memiliki panjang 70 meter dan lebar 1,5 meter. Ia menekankan bahwa percepatan ini bertujuan memastikan keselamatan warga.
“Kami menargetkan jembatan ini segera rampung agar akses antara Dusun Cubancer dan Dusun Siburku kembali normal. Dengan infrastruktur yang layak, kami optimis roda perekonomian dan aktivitas sosial masyarakat di Desa Kaban Tengah akan kembali bergeliat,” tegas Danramil. (Prajurit Pena)

































