Tebingtinggi,AgaraNews.com//Polres Tebingtinggi menggelar kegiatan simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispam Kota) dalam rangka kesiapan pengamanan Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026, pada Senin pagi (27/4/2026), bertempat di Kantor DPRD Kota Tebingtinggi, Jalan Sutomo, Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Tebingtinggi, AKBP Rina Frillya, S.I.K.
Simulasi tersebut turut dihadiri Wali Kota Tebingtinggi H. Iman Irdian Saragih, S.E., pimpinan DPRD Kota Tebingtinggi, perwakilan TNI, serta pejabat utama Polres Tebingtinggi dan instansi terkait lainnya. Kehadiran lintas instansi ini menunjukkan sinergi dalam menghadapi potensi gangguan kamtibmas saat peringatan May Day.
Kegiatan diawali dengan apel kesiapan di Lapangan Merdeka, kemudian dilanjutkan dengan skenario pergerakan massa dari Polres Tebingtinggi menuju Kantor DPRD. Dalam simulasi tersebut, massa yang melakukan aksi unjuk rasa awalnya berjalan damai dan diterima oleh tim Dalmas awal serta negosiator.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, situasi berubah ketika massa merasa tidak puas atas hasil audiensi dengan pihak DPRD. Aksi kemudian memanas dengan adanya pelemparan botol, batu, hingga pembakaran ban. Dengan eskalasi tersebut, personel Dalmas lanjut dikerahkan, disusul tim PHH Brimob Batalyon B Polda Sumut untuk melakukan tindakan pengendalian massa.
Dalam skenario tersebut, petugas melakukan berbagai langkah taktis, mulai dari formasi dorong, penggunaan kendaraan taktis water cannon, hingga pengamanan terhadap provokator. Tim medis juga diterjunkan untuk memberikan pertolongan kepada korban dalam simulasi.
Simulasi juga menggambarkan situasi lanjutan berupa aksi penjarahan di toko elektronik di Jalan Sutomo. Tim Brimob bergerak cepat melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan pelaku, sebelum akhirnya situasi dinyatakan terkendali.
Kapolres Tebingtinggi AKBP Rina Frillya, S.I.K., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan simulasi ini merupakan bentuk kesiapan Polri bersama instansi terkait dalam mengantisipasi berbagai gangguan keamanan saat peringatan May Day.
“Melalui simulasi Sispam Kota ini, kita menguji kesiapan personel, peralatan, serta pola koordinasi lintas instansi agar mampu bertindak cepat, tepat, dan profesional dalam menghadapi setiap dinamika di lapangan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Polres Tebingtinggi mengedepankan pendekatan humanis dalam pengamanan aksi unjuk rasa, namun tetap tegas terhadap setiap bentuk pelanggaran hukum. “Kami mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar dapat menyampaikan aspirasi secara damai dan tertib, sehingga situasi kamtibmas di Kota Tebingtinggi tetap aman dan kondusif,” lanjutnya.
Rangkaian kegiatan diakhiri dengan apel konsolidasi seluruh personel yang dipimpin langsung oleh Kapolres Tebingtinggi. Simulasi ini menunjukkan kesiapan unsur pengamanan dalam menghadapi potensi gangguan keamanan saat peringatan May Day 2026 di Kota Tebingtinggi. (MS)


































