Rakor Karhutla 2026: Bupati Aceh Singkil Perintahkan “Cegah Sebelum Api Membesar”, Perusahaan Wajib Siaga Peralatan

HIDAYAT DESKY

- Redaksi

Jumat, 4 September 2026 - 16:32 WIB

5066 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH SINGKIL agaranews.com – Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil mengambil sikap tegas dalam menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tahun 2026. Melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Penanggulangan Karhutla dan Bencana Alam di Aula Catur Prasetya Polres Aceh Singkil, Kamis (3/9/2026), Bupati H. Safriadi Oyon, SH, menekankan bahwa kesiapsiagaan tidak boleh hanya berhenti di atas kertas.

 

Rakor yang digagas oleh Polres Aceh Singkil ini dihadiri secara penuh oleh unsur Forkopimda, camat se-Aceh Singkil, serta lima perusahaan perkebunan besar: PT Nafasindo, PT Socfindo, PT Lembah Bakti, PT Delima Makmur, dan PT Rundeng Putra Persada. Kehadiran sektor swasta menjadi penegas bahwa pencegahan karhutla adalah tanggung jawab kolektif lintas sektor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Bupati Safriadi Oyon menegaskan bahwa rapat koordinasi harus bermuara pada aksi nyata di lapangan. Ia menginstruksikan seluruh pihak untuk bekerja secara preventif sebelum bencana terjadi, bukan sekadar reaktif setelah api membesar.

 

“Rapat ini harus menghasilkan kesiapan nyata, bukan sekadar koordinasi. Kita harus bekerja sebelum bencana terjadi. Prinsip kita jelas: cegah, deteksi, respons cepat, dan tangani secara terpadu,” tegas Bupati.

 

Ia meminta seluruh unsur memperkuat pemetaan wilayah rawan, sistem peringatan dini, serta manajemen sumber air di kawasan hutan, gambut, dan perkebunan. Khusus bagi perusahaan perkebunan, Bupati berpesan agar tidak ada lagi kebingungan saat situasi darurat terjadi.

 

“Jangan sampai ketika api sudah membesar, peralatan baru dicari. Dalam situasi darurat tidak boleh ada saling menunggu. Pastikan personel dan alat pemadam siap di wilayah operasional masing-masing,” ujarnya.

 

Selain langkah pencegahan teknis, Bupati juga menekankan pentingnya penegakan hukum yang konsisten terhadap pelaku pembakaran lahan sengaja. Komunikasi publik yang masif juga dinilai krusial untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya karhutla.

 

Menutup arahannya, Bupati mengajak seluruh elemen membangun satu komitmen tunggal: “Jangan menunggu api membesar baru bergerak. Jangan menunggu masyarakat terdampak baru bertindak. Cegah sebelum terjadi, deteksi sedini mungkin, bergerak secepatnya, dan tindak dengan tegas.”

 

Kapolres Aceh Singkil AKBP Joko Triyono, S.I.K., M.H., selaku penggagas rakor, menyatakan bahwa forum ini dirancang untuk menghilangkan ego sektoral. Menurutnya, potensi karhutla membutuhkan respons yang seragam dan cepat dari semua pemangku kepentingan.

 

“Rakor ini kita gagas untuk memastikan seluruh unsur tidak bekerja sendiri-sendiri. Yang paling penting adalah kecepatan bertindak. Begitu ada indikasi titik api, harus segera ditindaklanjuti. Jangan menunggu dampak meluas,” kata Kapolres.

 

Melalui rakor ini, Pemkab Aceh Singkil dan jajarannya berkomitmen membangun sinergi operasional yang terukur. Tujuannya jelas: mencegah karhutla sejak dini, merespons dengan cepat, dan menangani bencana secara terpadu demi menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan Aceh Singkil. (Redaksi)

 

Berita Terkait

Dari Rapat ke Lapangan, Tim Monev PRR Bedah Empat Titik Mendesak di Aceh Singkil

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 07:16 WIB

Hukum Cuma Papan Nama? Tambang Diduga Ilegal Bebas Keruk Landskap Ciwandan Cilegon

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:09 WIB

4 Terdakwa Kasus Kematian Robby Di Tuntut JPU Kejaksaan Negeri Karo 13-14 Tahun Kurungan Penjara

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:38 WIB

Pengamat Civil Society Dedi Siregar Puji Polres Cimahi Gandeng Ojol Perkuat Keamanan Wilayah

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Rangkayo Minang Indonesia Angkat Warisan Budaya Minangkabau Lewat Dua Seminar Internasional di Jakarta

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Gencarkan Komsos dan Edukasi Hukum, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala Terima Penyerahan Sukarela 1 Pucuk Senjata Api Rakitan dari Warga Perbatasan

Kamis, 30 Maret 2023 - 20:15 WIB

Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

Selasa, 28 Maret 2023 - 16:24 WIB

Exploring Bandung’s Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall

Berita Terbaru