Bupati Safriadi Tegaskan: Verifikasi Data Korban Banjir Harus Objektif, Bebas Nepotisme

HIDAYAT DESKY

- Redaksi

Rabu, 23 September 2026 - 17:48 WIB

50182 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH SINGKIL agaranews.com – Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, S.H., memimpin langsung Rapat Verifikasi dan Validasi Data Pelaku Usaha Terdampak Banjir Hidrometeorologi Tahun 2025 di Op-Room Kantor Bupati, Jumat (18/9/2026). Dalam rapat tersebut, Bupati menekankan pentingnya integritas dan ketelitian dalam pendataan untuk memastikan bantuan pemerintah tepat sasaran.

 

Rapat ini dihadiri oleh Ketua MPU H. Roesman Hasmy, Pj. Sekda H. Edy Widodo, sejumlah Kepala Dinas terkait, serta 7 Camat dan 58 Keuchik dari wilayah yang terdampak bencana. Kehadiran unsur pemerintahan tingkat desa dan kecamatan dinilai krusial mengingat mereka merupakan pihak yang paling memahami kondisi riil di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Data Harus Berbasis Fakta, Bukan Kedekatan

 

Bupati Safriadi menegaskan bahwa proses verifikasi bukan sekadar formalitas administratif, melainkan menyangkut hak masyarakat dan akuntabilitas kebijakan publik. Ia meminta seluruh tim verifikator untuk berpegang pada prinsip objektif, transparan, dan tidak diskriminatif.

 

“Jangan sampai data dipengaruhi hubungan keluarga, kedekatan, tekanan, ataupun kepentingan pihak tertentu. Yang kita ukur adalah fakta dan kondisi nyata. Data harus benar, proses harus bersih, dan hasilnya harus dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Safriadi.

 

Setiap data pelaku usaha yang diajukan wajib memiliki dasar bukti yang jelas, meliputi identitas, alamat keberadaan usaha, kondisi operasional, hingga estimasi kerugian yang dialami akibat banjir.

 

Peran Strategis Camat dan Keuchik

 

Menyadari kompleksitas pendataan di lapangan, Bupati meminta Camat dan Keuchik untuk terlibat aktif dan memberikan informasi secara jujur serta terbuka. Tujuannya adalah agar tidak ada korban yang terlewat (under-covered) maupun pihak yang tidak memenuhi kriteria namun tetap masuk dalam daftar (over-covered).

 

“Pastikan masyarakat yang benar-benar terdampak tidak terlewat dan yang tidak memenuhi kriteria tidak dimasukkan. Jangan ada yang ditutupi, tetapi juga jangan ada data yang ditambahkan tanpa alasan dan bukti yang kuat,” ujarnya.

 

Safriadi menambahkan, ketelitian dalam tahap ini sangat vital untuk mencegah kesalahan yang berpotensi merugikan masyarakat atau menimbulkan ketidakadilan sosial. Ia menginstruksikan agar seluruh tim berpedoman pada Juknis (Petunjuk Teknis) yang telah ditetapkan.

 

“Kita tidak sedang sekadar menyusun daftar. Kita sedang memastikan kebijakan pemerintah menyentuh masyarakat yang tepat. Karena itu, saya minta seluruh tim bekerja dengan kejujuran, ketelitian, keberanian, dan rasa tanggung jawab,” pungkas Bupati.

 

Rapat berlangsung dinamis dengan adanya ruang diskusi konstruktif antara pemerintah daerah dengan para Camat dan Keuchik untuk menyamakan persepsi demi kelancaran proses verifikasi ke depannya. (Redaksi)

 

Berita Terkait

GAMPAS Desak Audit Dugaan Penyimpangan Dana BOS SDN Mandumpang Selama 8 Tahun: Sekolah Masih Memprihatinkan, Jadi Ke Mana Alokasi Anggaran?
BREAKING : Mutasi Perdana Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, 88 Pati-Pamen Diganti – Berikut Daftar Lengkapnya
Sekda Aceh Singkil Peringatan Keras: ASN Dilarang Terlibat Narkoba, Judi Online, dan Pinjol Ilegal
Peringati Harhubnas 2026, Insan Perhubungan Aceh Singkil Tekankan Keselamatan sebagai Tanggung Jawab Moral
Rakornis TMMD ke-130, Pemkab Aceh Singkil dan TNI Sepakat Perkuat Sinergi Bangun Desa
Jaga Asa Generasi Muda, Bupati Safriadi Siapkan Rehab Asrama Mahasiswa & Usulkan Sekolah Terintegrasi
Rawat Tradisi, Rangkul Teknologi: Bupati Safriadi Dorong STIT Daarurrahmah Cetak Generasi Berkarakter
Bupati Safriadi: Pendidikan Jendela Masa Depan, Generasi Muda Harus Jadi Agen Perubahan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Aktivis Madina: Pembakaran Tiga Ekskavator PETI Dinilai Simbol Runtuhnya Wibawa Satgas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Dugaan Pelanggaran Fatal Penggunaan Gas “Melon” di SPPG Sibaruang Siabu Mencuat, Manajemen Sebut ‘Force Majeure’

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan, Jasa Raharja Perkuat Literasi Keuangan Ahli Waris Korban Kecelakaan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:56 WIB

MK Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran, PKS : Jangan Jadi Bom Waktu Demokrasi 

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Kodim 0205/TK Bangun Jembatan Beton di Juhar Ginting, Progres Capai 20 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Pakar Hukum Kepolisian : Komitmen Kapolri Dukung Pengamanan Kejagung Perkuat Penegakan Hukum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Tindak Lanjuti Arahan Presiden, Polri Siapkan 70 Ribu Polisi Khusus Kehutanan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Polri Dalami Perkara Dugaan Korupsi Kredit Perbankan, Koordinasi dengan Instansi Terkait Terus Dilakukan

Berita Terbaru