Audit Toko Emas di Madina Didesak, Dugaan Penampungan Emas PETI Disorot

LIA HAMBALI

- Redaksi

Senin, 14 September 2026 - 13:52 WIB

5049 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panyabungan, AgaraNews. Com — Keberadaan sejumlah toko emas di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, kembali menjadi sorotan. Selain persoalan legalitas usaha dan kewajiban perpajakan, muncul dugaan adanya toko emas yang membeli atau menampung emas yang diduga berasal dari aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Kondisi tersebut mendorong desakan agar instansi terkait melakukan audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap toko-toko emas di Madina, terutama terkait legalitas usaha, administrasi transaksi, asal-usul emas yang diperjualbelikan, serta kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan.

Berdasarkan pantauan dan informasi yang dihimpun media, terdapat toko emas yang disebut menggunakan bentuk usaha dagang (UD). Di sisi lain, beredar pula informasi mengenai dugaan adanya pihak tertentu yang membeli emas dari sumber yang tidak jelas, termasuk yang diduga berkaitan dengan aktivitas tambang ilegal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah nama toko emas yang disebut dalam informasi masyarakat antara lain berinisial “LH” yang disebut berlokasi di kawasan Pasar Baru, “AML” yang disebut berada di sekitar sebelah SPBU Pasar Baru, serta “IM” yang disebut berada di kawasan Simpang Lintas Barat Pasar Baru, dekat Bank Sumut.Namun, informasi tersebut masih berupa dugaan dan perlu diverifikasi melalui pemeriksaan resmi. Media tidak menyimpulkan bahwa toko-toko tersebut melakukan tindak pidana tanpa adanya bukti dan proses hukum yang sah.

Pembukaan toko emas secara legal tidak hanya berkaitan dengan modal dan tempat usaha. Pelaku usaha wajib memenuhi ketentuan perizinan berusaha serta kewajiban administrasi dan perpajakan sesuai dengan bentuk dan kegiatan usahanya.

Karena itu, pemerintah daerah bersama instansi terkait dinilai perlu memastikan apakah setiap toko emas telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), bentuk badan usaha yang sesuai, serta memenuhi kewajiban perpajakan dan ketentuan perdagangan yang berlaku.

Audit juga dinilai penting untuk mengetahui asal-usul barang yang diperjualbelikan, khususnya apabila terdapat transaksi emas dalam jumlah besar yang tidak disertai dokumen atau informasi asal barang yang memadai.

Dugaan toko emas menjadi bagian dari rantai perputaran emas hasil PETI perlu mendapat perhatian serius aparat penegak hukum.

Jika suatu pihak mengetahui atau patut menduga bahwa emas yang diperoleh berasal dari tindak pidana, kemudian tetap membeli, menyimpan, atau memperdagangkannya, persoalan tersebut dapat masuk ke ranah pidana dan harus diuji berdasarkan fakta serta alat bukti yang tersedia.

Praktisi hukum Hasbi Hasibuan saat dihubungi media menjelaskan bahwa pihak yang membeli atau menampung barang hasil tindak pidana dapat menghadapi konsekuensi hukum apabila unsur pidananya terpenuhi.

“Ancaman hukum juga dapat dikenakan melalui ketentuan pidana terkait penadahan. Namun, penerapannya tentu harus berdasarkan pembuktian mengenai pengetahuan, asal barang, serta unsur pidana lainnya,” tegasnya.

Sementara itu, terkait aktivitas pertambangan tanpa izin, Hasbi menyebut pihak-pihak yang terlibat dalam rantai distribusi hasil pertambangan ilegal juga berpotensi menghadapi ketentuan pidana di bidang pertambangan apabila unsur pelanggarannya terbukti.

Menurutnya, persoalan tersebut tidak berhenti pada penambang di lapangan. Rantai distribusi dan pihak yang memperoleh keuntungan dari hasil kegiatan ilegal juga perlu ditelusuri apabila terdapat bukti keterkaitan.

“Ancaman hukum bagi pihak yang terbukti menjadi bagian dari rantai distribusi hasil PETI sangat serius. Tidak hanya persoalan pidana, tetapi juga dapat berdampak pada aspek perdata dan administratif sesuai dengan pelanggaran yang terbukti,” terangnya.

Atas munculnya berbagai informasi tersebut, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta instansi yang berwenang di bidang perpajakan dan perdagangan didesak melakukan pemeriksaan secara objektif.

Audit dapat diarahkan pada legalitas usaha, pencatatan transaksi, kepatuhan pajak, serta mekanisme penerimaan dan penjualan emas.

Jika ditemukan transaksi emas yang diduga berasal dari PETI, aparat penegak hukum diminta menelusuri rantai pasok dari penambang, pengepul hingga pembeli akhir, sehingga penanganan tidak hanya berhenti pada pekerja tambang di lapangan.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan pemberantasan PETI di Madina tidak hanya menyasar aktivitas pertambangan, tetapi juga menelusuri kemungkinan adanya jaringan distribusi dan pihak-pihak yang memperoleh keuntungan dari peredaran emas ilegal.(Tim).

Berita Terkait

Merawat Kebersamaan, Canda Tawa dan Gotong Royong TNI-Rakyat 
Polda Riau Dorong Percepatan Administrasi Kependudukan Wilayah Tapal Batas Kabupaten Siak-Rokan Hulu
Dugaan Penganiayaan Sadis di Kabanjahe : Pelajar Asal Medan Dituduh Mencuri, Dipukul Menggunakan Balok dan Dibawa Keliling Ladang Hingga Pagi Hari
Aston Sidoarjo Gandeng Kodim 0816 dan MBM Service Bersihkan Masjid Baitul Mujtahidin Sidoarjo
Teror Informasi Bohong Dasar Tiga Polres, AMI Desak Ungkap Siapa Dalang Dibalik Dua Nomor,..???
FH UTM dan YLBH Fajar Trilaksana Perkuat Sinergi Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu, KAKI Jatim : Jangan Sia-siakan Kepercayaan Presiden 
Dulu Diam 1000 Bahasa Setuju, Sekarang Bicara 1 Kata : Menolak,..!!! Logikanya Dimana,…???

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 08:24 WIB

Merawat Kebersamaan, Canda Tawa dan Gotong Royong TNI-Rakyat 

Selasa, 15 September 2026 - 08:20 WIB

Polda Riau Dorong Percepatan Administrasi Kependudukan Wilayah Tapal Batas Kabupaten Siak-Rokan Hulu

Selasa, 15 September 2026 - 08:13 WIB

Dugaan Penganiayaan Sadis di Kabanjahe : Pelajar Asal Medan Dituduh Mencuri, Dipukul Menggunakan Balok dan Dibawa Keliling Ladang Hingga Pagi Hari

Selasa, 15 September 2026 - 08:02 WIB

Aston Sidoarjo Gandeng Kodim 0816 dan MBM Service Bersihkan Masjid Baitul Mujtahidin Sidoarjo

Selasa, 15 September 2026 - 07:59 WIB

Teror Informasi Bohong Dasar Tiga Polres, AMI Desak Ungkap Siapa Dalang Dibalik Dua Nomor,..???

Selasa, 15 September 2026 - 07:47 WIB

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu, KAKI Jatim : Jangan Sia-siakan Kepercayaan Presiden 

Selasa, 15 September 2026 - 07:44 WIB

Dulu Diam 1000 Bahasa Setuju, Sekarang Bicara 1 Kata : Menolak,..!!! Logikanya Dimana,…???

Selasa, 15 September 2026 - 07:35 WIB

Pastikan Kebersihan Makanan, Babinsa Danukusuman Cek Langsung Dapur SPPG

Berita Terbaru

HEADLINE

Merawat Kebersamaan, Canda Tawa dan Gotong Royong TNI-Rakyat 

Selasa, 15 Sep 2026 - 08:24 WIB