Ricuh di Polrestabes Medan, Keluarga Korban Pencurian Jadi Tersangka dan DPO Teriak Minta Tolong hingga Pingsan

AGARA NEWS

- Redaksi

Senin, 21 September 2026 - 18:24 WIB

5039 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, 21 September 2026 — Suasana di ruang Satintelkam Polrestabes Medan pada malam mendadak ricuh. Keluarga yang mengaku sebagai korban pencurian namun kemudian menjadi tersangka dan DPO datang untuk menyampaikan surat pemberitahuan aksi demonstrasi.

Keluarga menyebut mereka sebelumnya disuruh penyidik Polsek Pancur Batu, Brigadir Shinto Sembiring, untuk menangkap orang yang diduga sebagai pelaku pencurian.

Namun, setelah hampir dua jam menunggu, surat pemberitahuan aksi tersebut disebut belum juga diterima. Pihak keluarga mengaku hanya mendapat jawaban bahwa petugas masih melakukan koordinasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut keluarga, petugas tidak menjelaskan secara rinci dengan siapa koordinasi dilakukan terkait surat pemberitahuan tersebut. (*)

Situasi kemudian memanas. Pihak keluarga menilai personel Satintelkam diduga berupaya menolak penerimaan surat dengan berbagai alasan.

Dalam suasana tersebut, keluarga juga mempertanyakan dua laporan yang mereka klaim hingga kini belum diproses. Salah satunya laporan terkait tudingan fitnah, di mana orang tua terduga pelaku pencurian disebut menuduh korban melakukan pemerasan sebesar Rp250 juta.

Laporan lainnya disebut terkait dugaan penipuan bermodus surat perdamaian yang dilaporkan ke Polda Sumut.

“Kedua laporan tersebut sampai sekarang tidak diproses,” teriak salah seorang anggota keluarga di Polrestabes Medan.

Mereka juga meneriakkan, “Tolong kami, Pak Prabowo, tolong kami pak Gibran!”

Di tengah situasi tersebut, seorang perempuan dari pihak keluarga disebut sempat pingsan di depan kantor Kapolrestabes Medan. Menurut informasi dari keluarga, perempuan tersebut sebelumnya sempat terlibat cekcok dengan petugas dan merasa dipermainkan saat hendak menyampaikan surat aksi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh penjelasan resmi dari Polrestabes Medan mengenai alasan surat pemberitahuan aksi tersebut belum diterima maupun terkait situasi yang sempat ricuh.(*)

#PolrestabesMedan #AksiDemo #SuratAksiDemo #KorbanJadiTersangka #DPOPolrestabesMedan #PancurBatu #KasusPancurBatu #Satintelkam #BrigadirShintoSembiring #PoldaSumut #Medan #BeritaMedan #ViralMedan #BeritaTerkini #KabarMedan #Keadilan #KepastianHukum #TolongKamiPakPrabowo

Berita Terkait

Profesor Sutan Nasomal Pakar Hukum Internasional, Ekonom Bangga Mendukung Davina Kirana Bintang Kapolri Wanita Kedepan!!
Plt Ketua Nasional GTDI Imbau Peserta Mubes XXV Jaga Keamanan dan Kondusifitas
Diduga “Jual Janji” Bebaskan Tahanan Narkoba Rp200 Juta, Oknum Pengacara Resmi Dipolisikan ke Polda Sumut
Ketum Gema Santri Nusa: Jadi Persatuan Dan Kekuatan Dengan Kolaborasi Antara Ulama, Umaro, Polri Dan Umat
The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 17:01 WIB

Puskesmas Deleng Pokhisen Jemput Bola ke Tualang Lama, Perkuat Kelas Ibu Balita Cegah Stunting

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:52 WIB

BPJN 3.5 Diduga Lalai, Proyek Pengaspalan Medan-Kutacane Tanpa Penyiraman Sebabkan Warga Terdampak Debu dan Terancam Kesehatan

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:54 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Beri Penghargaan Tiga Kapolsek Terbaik, Kebersihan Mako Jadi Perhatian

Senin, 24 Agustus 2026 - 06:23 WIB

Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:43 WIB

Pemadaman Listrik Sembilan Jam di Seluruh Aceh Tenggara Sabtu Ini

Berita Terbaru