Prof DR Sutan Nasomal : Korupsi di Bogor Para ASN Bawahannya Ikut Pucuk Pimpinan Semua. Maka Kpk Jangan Basa Basi Harus Tangkap Pucuk Sampai Akarnya

AGARA NEWS

- Redaksi

Sabtu, 26 September 2026 - 19:12 WIB

50147 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor ,27-9-2026,Mari Kita, Bersuara agar KPK bersihkan Kabupaten Bogor jangan setengah setengah dan selalu tunggu tunggu perintah pusat.
Bila dihitung secara digital selama kurun waktu 25 tahun kasus korupsi di Kab Bogor Di Kota hujan ini sangat luar biasa.

Prof DR Sutan Nasomal SH,MH menerima aduan masyarakat luas yang merasa sedih dengan birokrasi yang sangat buruk di Kab Bogor. Carut marut kasus pertanahan tumpang tindih dan saling melibatkan pemerintahan bawah dan sampai atas.

Bila di tayangkan melalui berita dimedia bahwa kasus tumpang tindih pertanahan di Kab Bogor tidak akan beres dikupas 10 tahun. Perkara dipengadilan yang menghabiskan uang masyarakat sampai puluhan milyar tiap kasus pertanahan selalu bersandar kepada kesalahan BPN yang tidak mau menutup atau tidak mengijinkan keluarnya sertifikat ganda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Belum lagi kasus sertifikat PTSL saat ini yang sangat rumit. Sepertinya para mafia Tanah di kantor pedesaan juga terlibat. Menurut Prof DR Sutan Nasomal SH,MH perlu pemeriksaan secara mendalam oleh Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Barat.

Kasus Tanah di BPN Kab Bogor. Perlu team khusus yang independen untuk membongkar kesalahan kesalahan yang diciptakan dan menumpuk bertahun tahun menghabiskan anggaran yang tidak sedikit bagi yang berperkara. Tidak cukup KPK yang menghadapi masalah rumit pertanahan di Kab Bogor.

Sertifikat ganda dan Sertifikat berkasus adalah permainan kotor yang tidak bisa di biarkan. Suara Masyarakat Di Kabupaten Bogor meminta KPK tegas untuk menangkap dari pucuk sampai akarnya.

Sebagai edukasi untuk masyarakat. Korupsi bisa terjadi karena atasan masing masing lembaga mendukung para tikus kantor atau mafia Tanah melibatkan pihak yang tertinggi di pemerintahan Kab Bogor sehingga aturan main korupsi itu tercipta dengan licin.

Bila tidak ditangkap pucuk sampai akarnya masyarakat menilai bahwa oknum APH telah terkontaminasi atau masuk angin.

Jangan pernah diam membiarkan korupsi merusak Kab Bogor sehingga semakin dalam kerusakan hukum terjadi. Berdampak masyarakat semakin di miskinkan.

Narasumber : Prof DR Sutan Nasomal SH,MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom Presiden Partai Oposisi Merdeka Jenderal Kompii Ketua Umum YPLBH Profesor Sutan Nasomal SH MH Rektor Universitas Pronass Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMID), Assotion Of Yeung Indonesian Advocates Rektor Universitas Bermuda Indonesia (UBI)

Berita Terkait

Aktivis Madina: Pembakaran Tiga Ekskavator PETI Dinilai Simbol Runtuhnya Wibawa Satgas
Dugaan Pelanggaran Fatal Penggunaan Gas “Melon” di SPPG Sibaruang Siabu Mencuat, Manajemen Sebut ‘Force Majeure’
Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan, Jasa Raharja Perkuat Literasi Keuangan Ahli Waris Korban Kecelakaan
MK Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran, PKS : Jangan Jadi Bom Waktu Demokrasi 
Kodim 0205/TK Bangun Jembatan Beton di Juhar Ginting, Progres Capai 20 Persen
Banjir Genangi Jalan Bosar Maligas, Kapolsek dan Personel Turun Langsung Bantu Warga Menyeberang
Pakar Hukum Kepolisian : Komitmen Kapolri Dukung Pengamanan Kejagung Perkuat Penegakan Hukum
Tindak Lanjuti Arahan Presiden, Polri Siapkan 70 Ribu Polisi Khusus Kehutanan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Aktivis Madina: Pembakaran Tiga Ekskavator PETI Dinilai Simbol Runtuhnya Wibawa Satgas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Dugaan Pelanggaran Fatal Penggunaan Gas “Melon” di SPPG Sibaruang Siabu Mencuat, Manajemen Sebut ‘Force Majeure’

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan, Jasa Raharja Perkuat Literasi Keuangan Ahli Waris Korban Kecelakaan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:56 WIB

MK Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran, PKS : Jangan Jadi Bom Waktu Demokrasi 

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Kodim 0205/TK Bangun Jembatan Beton di Juhar Ginting, Progres Capai 20 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Pakar Hukum Kepolisian : Komitmen Kapolri Dukung Pengamanan Kejagung Perkuat Penegakan Hukum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Tindak Lanjuti Arahan Presiden, Polri Siapkan 70 Ribu Polisi Khusus Kehutanan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Polri Dalami Perkara Dugaan Korupsi Kredit Perbankan, Koordinasi dengan Instansi Terkait Terus Dilakukan

Berita Terbaru