Nias.Agaranews.net // Harapan baru muncul bagi keluarga O’özisökhi Gulö, korban longsor di Desa Sisarahili Ma’u, setelah rumahnya ditinjau langsung oleh Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nias. Selasa 13/10/2026.
Keluarga korban berharap survei tersebut tidak hanya formalitas, tetapi berujung pada bantuan nyata dari pemerintah dan para dermawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Nias, Yaman Lase, saat dikonfirmasi media melalui WhatsApp membenarkan rencana peninjauan tersebut.
Ya, kita akan meninjau lokasi longsor tersebut. Tim akan turun, jika tidak siang ini maka sore hari pasti akan ke sana, ujar Yaman.
Ia juga mengungkapkan, pihaknya baru bergerak setelah adanya pemberitaan di media, karena belum ada laporan resmi dari Pemerintah Desa Sisarahili Ma’u terkait musibah tersebut.
Belum ada laporan pihak Pemerintah Desa Sisarahili Ma’u terkait musibah ini, sehingga kami baru gerak setelah ada pemberitaan ini. Jelasnya.
Sementara itu, pihak keluarga O’özisökhi Gulö mengaku sebelumnya aparat Pemerintah Desa Sisarahili Ma’u sudah sering datang ke lokasi dan memotret kondisi rumah mereka yang terdampak longsor.
Kekecewaan juga disampaikan salah satu pemuda setempat. Ia menilai kunjungan-kunjungan selama ini hanya bersifat seremonial.
Selama ini mereka datang ke tempat korban longsor tersebut hanya berupa seremonial foto-foto dan pura-pura peduli, tapi tidak ada bantuan nyata, ujarnya dengan nada kecewa.
Hingga berita ini diterbitkan, keluarga korban masih menunggu hasil resmi survei dari BPBD Kabupaten Nias. (Dika)




















