Eddi Santana : Gubernur Herman Deru Paling Bertanggung Jawab atas Kabut Asap Sumsel, Banpres Rp100 Miliar Disorot

LIA HAMBALI

- Redaksi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:29 WIB

5039 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Sumsel, Agaranews.com // Persoalan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan terus menuai kritik Rakyat. Eddi Santana menilai Gubernur Sumsel Herman Deru sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas penanganan persoalan tersebut, mengingat posisinya sebagai pemimpin pemerintahan di tingkat provinsi.

Sorotan publik semakin menguat setelah pemerintah pusat mengucurkan Bantuan Presiden (Banpres) senilai Rp100 miliar untuk penanggulangan karhutla di Sumsel. Namun, besarnya anggaran tersebut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas penggunaan dana dan hasil nyata yang dirasakan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi yang disampaikan pemerintah, alokasi Banpres tersebut terdiri atas Rp30 miliar untuk Pemerintah Provinsi Sumsel, masing-masing Rp20 miliar untuk Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Musi Banyuasin, serta masing-masing Rp15 miliar untuk Kabupaten Ogan Ilir dan Banyuasin.

Tokoh masyarakat, Seringguk Umang, turut mengkritik penanganan karhutla dan mempertanyakan efektivitas pemanfaatan anggaran. Ia menyoroti kondisi kabut asap yang masih mengganggu masyarakat, sementara hujan yang diharapkan dapat membantu mengurangi kebakaran belum merata di wilayah terdampak.

Seringguk Umang juga menyoroti rencana pengadaan kendaraan operasional menggunakan anggaran tersebut. Menurut kritiknya, kendaraan darat perlu dipastikan sesuai dengan kondisi medan karena sejumlah lahan yang terbakar sulit dijangkau melalui jalur darat. Pengadaan kendaraan, katanya, harus benar-benar mendukung pemadaman dan tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan administratif.

Kritik tersebut menjadi pengingat bahwa besarnya anggaran tidak otomatis menjamin keberhasilan penanganan bencana. Peralatan yang dibeli harus sesuai dengan kebutuhan lapangan, didukung personel, sumber air, pompa, selang, serta strategi pemadaman yang efektif. Untuk lokasi yang tidak dapat dijangkau kendaraan, operasi pemadaman melalui jalur udara dan metode lain yang sesuai tetap diperlukan.

Di sisi lain, Gubernur Herman Deru sebelumnya menjelaskan bahwa Pemprov Sumsel memperoleh alokasi Rp30 miliar dan penggunaannya harus mengikuti petunjuk teknis serta prosedur pengadaan. Ia menyebut rencana pembelian mobil tangki, mobil pemadam kebakaran, pompa air, dan perlengkapan pendukung lainnya. Pemerintah juga menyatakan anggaran tersebut akan diawasi dan dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan.

Dengan demikian, kritik masyarakat perlu dijawab melalui keterbukaan mengenai realisasi anggaran, daftar pengadaan, lokasi pemanfaatan peralatan, serta hasil penanganan karhutla. Evaluasi tidak cukup hanya berdasarkan jumlah dana yang tersedia atau barang yang dibeli, melainkan juga efektivitasnya dalam menekan kebakaran dan mengurangi paparan asap.

Pemimpin Harus Mengutamakan Keselamatan Rakyat

Dalam situasi ini, tanggung jawab kepemimpinan menjadi perhatian utama. Masyarakat membutuhkan udara yang lebih bersih, perlindungan kesehatan, penanganan kebakaran yang terukur, dan kepastian bahwa uang negara digunakan untuk kepentingan publik.

Filsuf Inggris John Locke, melalui pemikirannya dalam Second Treatise of Government, menekankan bahwa kekuasaan pemerintahan harus dijalankan demi kepentingan masyarakat. Prinsip tersebut relevan dengan tuntutan agar pemerintah bertanggung jawab atas kebijakan, penggunaan anggaran, dan perlindungan warga dari dampak bencana.

Sebagaimana gagasan yang dikemukakan Marcus Aurelius dalam Meditations, kepentingan bersama harus menjadi pertimbangan utama. Dalam konteks karhutla Sumsel, hal itu berarti keselamatan masyarakat harus menjadi tolok ukur penting dalam mengevaluasi kebijakan pemerintah.

Pada akhirnya, masyarakat tidak hanya menunggu penjelasan mengenai besarnya anggaran atau rencana pengadaan peralatan. Mereka membutuhkan hasil yang dapat dirasakan langsung: kebakaran terkendali, asap berkurang, dan kesehatan warga terlindungi.(JS)

Berita Terkait

Kapolda Metro Jaya, Menteri PKP dan Mendagri Tinjau Bedah Rumah Lansia di Kampung Ambon, Ditargetkan Rampung Sebelum Natal
Babinsa Tanah Pasir Turun ke Sawah, Dampingi Petani Siapkan Lahan Tanam Padi
Waspada Hoax,..!!!  Kapolres Simalungun Ajak Jemaat Gereja Katolik St. Petrus dan Paulus Saring Informasi Lewat Safari Minggu Kasih
Dipolairud Polda Metro Jaya Hadiri Festival Nadran 2026, Polisi Perkuat Kedekatan dengan Nelayan
Jaga Jakarta, Jaga Lingkungan! Polsek Koja Gencarkan Patroli KRYD dan Razia Stasioner Antisipasi Tawuran
Kapolsek Koja Hadiri Bulan Bakti Karang Taruna ke-66 di Koja, Pemuda Diajak Berkarya dan Jauhi Tawuran serta Narkoba
Tiang Rumah Mulai Berdiri Kokoh, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu Wujudkan Harapan Pak Suroto
Haru dan Bahagia Selimuti Pak Tukirin dan Istri, RTLH Program TMMD ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu Selatan Kini Rampung

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:18 WIB

Kapolda Metro Jaya, Menteri PKP dan Mendagri Tinjau Bedah Rumah Lansia di Kampung Ambon, Ditargetkan Rampung Sebelum Natal

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:14 WIB

Babinsa Tanah Pasir Turun ke Sawah, Dampingi Petani Siapkan Lahan Tanam Padi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Waspada Hoax,..!!!  Kapolres Simalungun Ajak Jemaat Gereja Katolik St. Petrus dan Paulus Saring Informasi Lewat Safari Minggu Kasih

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:05 WIB

Dipolairud Polda Metro Jaya Hadiri Festival Nadran 2026, Polisi Perkuat Kedekatan dengan Nelayan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Jaga Jakarta, Jaga Lingkungan! Polsek Koja Gencarkan Patroli KRYD dan Razia Stasioner Antisipasi Tawuran

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:50 WIB

Tiang Rumah Mulai Berdiri Kokoh, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu Wujudkan Harapan Pak Suroto

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:46 WIB

Haru dan Bahagia Selimuti Pak Tukirin dan Istri, RTLH Program TMMD ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu Selatan Kini Rampung

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:42 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu Rampungkan Pembangunan RTLH Milik Ibu Dorimah br Marbun di Labusel

Berita Terbaru