Cerita Lengkap di Balik Meninggalnya Buron Lapas Kutacane Ishak Alias Ical Versi Tim Kesehatan Lapas

AGARA NEWS

- Redaksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:19 WIB

5062 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE – Pihak Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kutacane memberikan klarifikasi terkait meninggalnya warga binaan Ishak alias Ical, yang baru sehari diamankan setelah lebih dari setahun menjadi buron pelarian massal Maret 2025.

Klarifikasi tersebut disampaikan Keperawatan Lapas Kelas IIB Kutacane, Yosi Miranda, pada 28 Oktober 2026. Ia menjelaskan kronologi penanganan kesehatan terhadap Ical sejak tiba kembali di Lapas.

Berdasarkan penjelasan tersebut, pada hari Jumat seorang warga binaan yang kabur pada bulan puasa tahun lalu telah ditemukan dan tiba di Lapas. Tim medis kemudian memeriksa kondisi kesehatan warga binaan atas nama Ishak alias Icah. Pada saat diperiksa, tidak dilampirkan surat kesehatan dari luar dan kondisi warga binaan dalam keadaan sakit. Dari obat yang dibawa, diketahui bahwa itu merupakan obat paru, lambung, dan alat berotex yang digunakan untuk sesak napas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah melihat kondisi warga binaan stabil dan terus dipantau oleh tim medis serta tidak ada keluhan yang fatal, beberapa waktu kemudian warga binaan tersebut diturunkan ke blok hunian, khususnya di ruangan isolasi khusus untuk warga binaan yang sakit. Di dalam kamar tersebut terdapat dua warga binaan.

Kondisi Ical kemudian memburuk pada Sabtu pagi. Yosi mengaku melihat informasi di grup WhatsApp Lapas yang menyebutkan satu warga binaan atas nama Ishak dalam keadaan sakit dan muntah darah. Pada saat itu juga tim medis bergerak ke Lapas untuk melihat langsung keadaan warga binaan yang sudah dibawa ke klinik Lapas.

Saat tim medis memeriksa, benar ditemukan muntah darah. Tim medis melakukan tensi, namun tensinya sudah tidak mendapatkan hasil, kesadarannya menurun, pupil matanya sudah naik, dan oksigen sudah menolak. Maka saat itu juga warga binaan tersebut dilarikan ke rumah sakit dan sekitar pukul 8 pagi tiba di rumah sakit. Dokter IGD rumah sakit menyatakan warga binaan atas nama Ishak meninggal dunia.

Sebelumnya, Kepala Lapas Kelas IIB Kutacane, Reinhards Indra Pitoy, pada 27 Oktober 2026 juga menyampaikan bahwa Ical merupakan bagian dari 52 narapidana yang kabur pada Maret 2025, di mana 46 orang di antaranya telah kembali tertangkap. Penjemputan Ical pada Jumat, 23 Oktober 2026 di Desa Simpang Semadam berawal dari informasi Intelkam Polres Aceh Tenggara, dengan tim yang terdiri dari staf KPLP, KPR, dan tim medis perawatan. Pihak Lapas menyebut saat penjemputan sudah mendapat informasi bahwa yang bersangkutan dalam keadaan sakit sehingga membawa ambulans.

Dengan penjelasan berjenjang dari pimpinan hingga tim keperawatan, Lapas menegaskan bahwa proses pemeriksaan dan pemantauan telah dilakukan sejak Ical kembali, mulai dari pemeriksaan awal, observasi, penempatan di ruang isolasi khusus, hingga penanganan darurat saat kondisi memburuk dan dirujuk ke RSUD Sahudin Kutacane. (TIM)

Berita Terkait

Kalapas Kutacane: Tim Medis Ikut Jemput Ical Karena Infonya Sakit, Faktanya Besoknya Meninggal di RSUD Sahudin
Relawan Prabowo Soroti Penderitaan Warga Kuning I, Banjir Berulang Lumpuhkan Jalan Nasional dan Jembatan Rendah Jadi Sasaran Desakan
Banjir Berulang, Solusi Tak Kunjung Datang: Jembatan Kuning Menjadi Ujian Serius BPJN Aceh
Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pusat Gagal Total di Aceh Tenggara, Alat Berat Rusak, Jalan Nasional Lumpuh, Rakyat Menjerit
Nasib Dewan Pengawas, Badan, dan Tenaga Profesional Baitul Mal Aceh Tenggara yang Enam Bulan Belum Dibayar Gajinya
Ada Apa dengan Janji Asesmen dan Evaluasi Lapas Kutacane, Buron yang Baru Ditangkap Malah Meninggal dan Komitmennya Dipertanyakan
Banjir Susulan Rendam Desa Kuning I, Warga Aceh Tenggara Tagih Solusi Nyata Pemerintah
Puluhan Bakal Calon Pengulu di Aceh Tenggara Gugur Seleksi, Dua Puluh Tiga Tak Lolos Tes Baca Al-Qur’an

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Kelompok GGK 1213 : Momentum Sumpah Pemuda Menjadi Ruang Bagi Para Aktivis untuk Merefleksikan Kembali Semangat Persatuan dan Perjuangan Pemuda Indonesia

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Aktivis Laz: Hari Sumpah Pemuda Menjadi Momentum untuk Memperkuat Persatuan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:03 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran, Kritik dan Evaluasi Hendaknya Dilakukan Secara Damai

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:01 WIB

SMPRO : Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Ruang Evaluasi untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Pimpin Pengecekan Kesiapsiagaan Personel Pelayanan Aksi Unjuk Rasa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Tak Hanya Menerima Bantuan, Edi Harahap dan Istri Sajikan Makanan untuk Satgas TMMD ke-130 sebagai Wujud Syukur dan Terima Kasih

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Semangat Gotong Royong Warnai Pembangunan MCK TMMD ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu di Desa Aek Batu

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:35 WIB

Alat Berat Terus Bekerja, TMMD ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu Wujudkan Peningkatan Jalan di Dusun Wonosari

Berita Terbaru