Pakpak Bharat, AgaraNews. Com – Semangat persatuan dan nasionalisme mewarnai upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tingkat Kabupaten Pakpak Bharat tahun 2026 yang digelar di Lapangan Napasengkut, Desa Salak II, Kecamatan Salak, Rabu (28/10/2026). Pabung Kodim 0206/Dairi Mayor Czi M. Tambunan menghadiri kegiatan yang mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia” tersebut sebagai wujud dukungan TNI terhadap penguatan karakter generasi muda yang berjiwa nasionalis, tangguh, dan peduli terhadap sesama.
Upacara yang dimulai pukul 08.00 WIB itu dipimpin Wakil Bupati Pakpak Bharat H. Mutsyuhito Solin selaku inspektur upacara. Kegiatan turut dihadiri Danyon TP 906/Pakalima Letkol Inf. Rahmat Saleh, S.H., Wakapolres Kompol Donris E. Pasaribu, S.H., jajaran pemerintah daerah, Ketua KNPI Kabupaten Pakpak Bharat Tamba Tinendung, Ketua GP Ansor Yulianto Manik, serta unsur aparatur sipil negara dan instansi terkait lainnya. Kehadiran unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan organisasi kepemudaan tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dalam menjaga persatuan serta mendorong kontribusi generasi muda bagi pembangunan daerah dan bangsa.
Rangkaian upacara berlangsung khidmat, diawali dengan penghormatan pasukan, pengibaran bendera Merah Putih oleh siswa SMA Negeri 1 Salak, pembacaan teks Pancasila, serta pembacaan Keputusan Kongres Pemuda. Dalam sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga yang dibacakan inspektur upacara, ditegaskan bahwa semangat Sumpah Pemuda harus terus hidup dalam karakter dan tindakan nyata generasi penerus bangsa. Kemajuan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan kecanggihan teknologi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang memiliki integritas, semangat juang, kecintaan terhadap tanah air, serta kepedulian terhadap masyarakat.
Tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia” menjadi pengingat pentingnya membentuk generasi muda yang mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan. Patriotisme diwujudkan melalui pengabdian nyata kepada negara, kegigihan ditunjukkan dengan tidak mudah menyerah menghadapi kesulitan, sedangkan empati tercermin dari kepedulian terhadap kondisi dan kebutuhan sesama. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat pembinaan teritorial TNI dalam memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta mendorong terciptanya lingkungan masyarakat yang rukun, solid, dan saling mendukung.
Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 ditutup dengan menyanyikan lagu Bangun Pemuda Pemudi dan Satu Nusa Satu Bangsa, dilanjutkan doa bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 08.40 WIB dalam keadaan aman dan tertib. Melalui momentum ini, semangat Sumpah Pemuda diharapkan tidak sekadar menjadi peringatan tahunan, tetapi juga menjadi dorongan bagi generasi muda Pakpak Bharat untuk terus berkarya, meningkatkan kapasitas diri, menjaga persatuan, serta berperan aktif dalam pembangunan. Dengan karakter yang patriotik, gigih, dan berempati, pemuda diharapkan mampu menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan berdaya saing.(Lia Hambali)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
(Pendim 0206)






















