Aceh Utara, AgaraNews. Com // Pembangunan jembatan gantung perintis di Desa Rambong Payong, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, terus berlanjut dengan progres mencapai 65 persen. Babinsa Koramil 19/Sawang, Kodim 0103/Aceh Utara, Kopda Riliandika, meninjau langsung lokasi pembangunan untuk melihat perkembangan pengerjaan jembatan tersebut. Kamis (29 Oktober 2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat peninjauan, pemasangan gelagar baja menjadi pekerjaan yang tengah berlangsung. Sejumlah rangka baja tampak terpasang melintang pada bentang jembatan, menandai berlanjutnya pengerjaan struktur penghubung yang diharapkan dapat menunjang mobilitas masyarakat.
Kehadiran Kopda Riliandika di lokasi merupakan bagian dari pemantauan wilayah binaan, khususnya terhadap perkembangan pembangunan infrastruktur yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat. Melalui peninjauan tersebut, Babinsa melihat langsung tahapan pekerjaan yang sedang dilaksanakan di lapangan.
Jembatan gantung ini memiliki panjang 97 meter, lebar 2,4 meter, dan ketinggian 14 meter. Keberadaannya direncanakan menghubungkan Desa Lhok Bayu, Krueng Baro, dan Lhok Gajah di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, dengan Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen.
Danramil 19/Sawang, Kapten Inf Syamsul Hamdani, menyampaikan bahwa pengerjaan jembatan saat ini berfokus pada pemasangan gelagar baja. Pekerjaan tersebut akan dilanjutkan sesuai tahapan yang telah direncanakan untuk mendukung penyelesaian pembangunan jembatan.
Melalui keterlibatan Kodim 0103/Aceh Utara, Koramil 19/Sawang, dan Babinsa di lapangan, TNI AD mendukung pembangunan akses penghubung yang bermanfaat bagi masyarakat. Setelah selesai, jembatan gantung Rambong Payong diharapkan memudahkan mobilitas warga serta mendukung aktivitas masyarakat yang menghubungkan wilayah Kabupaten Aceh Utara dan Kabupaten Bireuen. (Lia Hambali)






















