Aceh Besar, AgaraNews. Com – Pembelajaran tidak selalu harus berlangsung di dalam ruang kelas. Pengalaman melihat, menyentuh, dan berinteraksi langsung dengan lingkungan sekitar justru dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam bagi peserta didik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Semangat itulah yang diwujudkan SMP Islam Cendekia Darussalam melalui kegiatan karyawisata edukatif ke Amanah, Kamis (29/10/2026). Sebanyak 67 siswa mengikuti kegiatan yang dirancang untuk memperluas wawasan, menumbuhkan kreativitas, serta mengenalkan berbagai inovasi di bidang lingkungan, teknologi, dan kewirausahaan.
Dalam kunjungan tersebut, para siswa diajak menjelajahi lima unit edukasi, yakni Rumah Sampah, Green House, Rumah Teknologi, Podcast, dan Galeri UMKM. Setiap unit menghadirkan pengalaman pembelajaran yang berbeda dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal penerapan ilmu pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.
Di Rumah Sampah, siswa mendapatkan wawasan mengenai pentingnya pengelolaan sampah dan kepedulian terhadap lingkungan. Selanjutnya, melalui Green House, mereka diperkenalkan dengan dunia tanaman, budidaya, serta pentingnya menjaga kelestarian alam.
Pengalaman berlanjut di Rumah Teknologi, tempat siswa mengenal perkembangan teknologi dan berbagai penerapannya. Sementara itu, kunjungan ke unit Podcast memberikan gambaran tentang dunia komunikasi, penyampaian informasi, serta kreativitas dalam produksi konten digital.
Tidak kalah menarik, Galeri UMKM memperkenalkan siswa pada aktivitas kewirausahaan, produk-produk kreatif, dan potensi ekonomi masyarakat. Para peserta juga memperoleh pengalaman mencicipi melon sebagai bagian dari kegiatan edukasi yang disajikan.
Kepala SMP Islam Cendekia Darussalam, Sazali, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan karyawisata ini merupakan bagian dari upaya sekolah menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual, menyenangkan, dan bermakna bagi peserta didik.
Menurutnya, pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada penguasaan materi pelajaran di dalam kelas. Siswa juga perlu diberikan kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana ilmu pengetahuan diterapkan dalam kehidupan nyata.
“Kami ingin anak-anak mendapatkan pengalaman belajar yang lebih luas. Melalui kegiatan ini, mereka tidak hanya mendengar penjelasan guru atau membaca materi dari buku, tetapi juga dapat melihat langsung berbagai aktivitas, inovasi, dan peluang yang ada di lingkungan sekitar,” ujar Sazali.
Ia juga berharap kunjungan tersebut mampu menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas, kemandirian, serta kepedulian siswa terhadap lingkungan dan perkembangan teknologi.
“Harapan kami, pengalaman ini dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak untuk terus belajar, berani mencoba hal-hal baru, memiliki kepedulian terhadap lingkungan, serta mulai mengenali potensi dan kemampuan diri mereka. Kami ingin membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, keterampilan, dan wawasan yang luas,” tambahnya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen SMP Islam Cendekia Darussalam dalam mengembangkan pendidikan yang memadukan kecerdasan intelektual dengan pembinaan iman, akhlak, dan karakter.
Melalui pengalaman belajar di luar sekolah, para siswa diharapkan mampu memahami bahwa ilmu pengetahuan tidak terbatas pada halaman buku dan dinding kelas. Lingkungan, teknologi, kreativitas, hingga dunia usaha merupakan bagian dari sumber pembelajaran yang dapat membentuk pola pikir dan kesiapan mereka menghadapi masa depan.
Dari ruang kelas menuju pengalaman nyata, SMP Islam Cendekia Darussalam terus berupaya menghadirkan pembelajaran yang membuka wawasan, membangun karakter, dan menginspirasi generasi masa depan. (Don / Lia Hambali)






















