Belajar Tak Hanya di Ruang Kelas, 67 Siswa SMP Islam Cendekia Darussalam Jelajahi Dunia Edukasi dan Teknologi di Amanah

LIA HAMBALI

- Redaksi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:51 WIB

5038 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Aceh Besar, AgaraNews. Com – Pembelajaran tidak selalu harus berlangsung di dalam ruang kelas. Pengalaman melihat, menyentuh, dan berinteraksi langsung dengan lingkungan sekitar justru dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam bagi peserta didik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Semangat itulah yang diwujudkan SMP Islam Cendekia Darussalam melalui kegiatan karyawisata edukatif ke Amanah, Kamis (29/10/2026). Sebanyak 67 siswa mengikuti kegiatan yang dirancang untuk memperluas wawasan, menumbuhkan kreativitas, serta mengenalkan berbagai inovasi di bidang lingkungan, teknologi, dan kewirausahaan.

Dalam kunjungan tersebut, para siswa diajak menjelajahi lima unit edukasi, yakni Rumah Sampah, Green House, Rumah Teknologi, Podcast, dan Galeri UMKM. Setiap unit menghadirkan pengalaman pembelajaran yang berbeda dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal penerapan ilmu pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.

Di Rumah Sampah, siswa mendapatkan wawasan mengenai pentingnya pengelolaan sampah dan kepedulian terhadap lingkungan. Selanjutnya, melalui Green House, mereka diperkenalkan dengan dunia tanaman, budidaya, serta pentingnya menjaga kelestarian alam.

Pengalaman berlanjut di Rumah Teknologi, tempat siswa mengenal perkembangan teknologi dan berbagai penerapannya. Sementara itu, kunjungan ke unit Podcast memberikan gambaran tentang dunia komunikasi, penyampaian informasi, serta kreativitas dalam produksi konten digital.

Tidak kalah menarik, Galeri UMKM memperkenalkan siswa pada aktivitas kewirausahaan, produk-produk kreatif, dan potensi ekonomi masyarakat. Para peserta juga memperoleh pengalaman mencicipi melon sebagai bagian dari kegiatan edukasi yang disajikan.

Kepala SMP Islam Cendekia Darussalam, Sazali, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan karyawisata ini merupakan bagian dari upaya sekolah menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual, menyenangkan, dan bermakna bagi peserta didik.

Menurutnya, pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada penguasaan materi pelajaran di dalam kelas. Siswa juga perlu diberikan kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana ilmu pengetahuan diterapkan dalam kehidupan nyata.

“Kami ingin anak-anak mendapatkan pengalaman belajar yang lebih luas. Melalui kegiatan ini, mereka tidak hanya mendengar penjelasan guru atau membaca materi dari buku, tetapi juga dapat melihat langsung berbagai aktivitas, inovasi, dan peluang yang ada di lingkungan sekitar,” ujar Sazali.

Ia juga berharap kunjungan tersebut mampu menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas, kemandirian, serta kepedulian siswa terhadap lingkungan dan perkembangan teknologi.

“Harapan kami, pengalaman ini dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak untuk terus belajar, berani mencoba hal-hal baru, memiliki kepedulian terhadap lingkungan, serta mulai mengenali potensi dan kemampuan diri mereka. Kami ingin membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, keterampilan, dan wawasan yang luas,” tambahnya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen SMP Islam Cendekia Darussalam dalam mengembangkan pendidikan yang memadukan kecerdasan intelektual dengan pembinaan iman, akhlak, dan karakter.

Melalui pengalaman belajar di luar sekolah, para siswa diharapkan mampu memahami bahwa ilmu pengetahuan tidak terbatas pada halaman buku dan dinding kelas. Lingkungan, teknologi, kreativitas, hingga dunia usaha merupakan bagian dari sumber pembelajaran yang dapat membentuk pola pikir dan kesiapan mereka menghadapi masa depan.

Dari ruang kelas menuju pengalaman nyata, SMP Islam Cendekia Darussalam terus berupaya menghadirkan pembelajaran yang membuka wawasan, membangun karakter, dan menginspirasi generasi masa depan.         (Don / Lia Hambali)

Berita Terkait

H. Makawi Adukan PN Jakut ke Bawas MA dan Ombudsman RI, Desak Pemeriksaan Jurusita-Panitera Perkara 640/Pdt.G/2026
Dinilai Dangkal Pahami Hak Jawab dan Hak Koreksi, Wilson Lalengke Sarankan Oknum Advokat PERSADI Kembali ke Habitatnya Kampus
Toko Warga Tutup Akibat Proyek PDAM, LSM KCBI Tuntut Ganti Rugi dan Kompensasi Segera
Masyarakat Sisarahili Klarifikasi Status Wilayah Dusun II Balale Toba’a, Tegaskan Hanya sebagai Tempat Domisili Warga Dahana
Tak Diragukan Lagi! Reskrim Polsek Bosar Maligas Gerak Cepat Ungkap Pencurian Motor di KEK Sei Mangkei, Tersangka Dijemput dari Batu Bara
Babinsa Ngemplak Kobarkan Semangat Pemuda Pandeyan, Ajak Generasi Muda Wujudkan Cita-cita Jadi Prajurit TNI AD
Rofiq Azmi: Jangan Diam! Aset Daerah Dipertanyakan, Intelektual dan Ulama Banyuwangi Harus Bersuara
Bamsoet : Tekanan Rupiah dan Pasar Modal Harus Dijawab Otoritas Moneter dan Otoritas Fiskal dengan Kepercayaan, Produktivitas, serta Kepastian Kebijakan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:30 WIB

H. Makawi Adukan PN Jakut ke Bawas MA dan Ombudsman RI, Desak Pemeriksaan Jurusita-Panitera Perkara 640/Pdt.G/2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:19 WIB

Dinilai Dangkal Pahami Hak Jawab dan Hak Koreksi, Wilson Lalengke Sarankan Oknum Advokat PERSADI Kembali ke Habitatnya Kampus

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Toko Warga Tutup Akibat Proyek PDAM, LSM KCBI Tuntut Ganti Rugi dan Kompensasi Segera

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Tak Diragukan Lagi! Reskrim Polsek Bosar Maligas Gerak Cepat Ungkap Pencurian Motor di KEK Sei Mangkei, Tersangka Dijemput dari Batu Bara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Babinsa Ngemplak Kobarkan Semangat Pemuda Pandeyan, Ajak Generasi Muda Wujudkan Cita-cita Jadi Prajurit TNI AD

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Rofiq Azmi: Jangan Diam! Aset Daerah Dipertanyakan, Intelektual dan Ulama Banyuwangi Harus Bersuara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Belajar Tak Hanya di Ruang Kelas, 67 Siswa SMP Islam Cendekia Darussalam Jelajahi Dunia Edukasi dan Teknologi di Amanah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:46 WIB

Bamsoet : Tekanan Rupiah dan Pasar Modal Harus Dijawab Otoritas Moneter dan Otoritas Fiskal dengan Kepercayaan, Produktivitas, serta Kepastian Kebijakan

Berita Terbaru