Aceh Utara, AgaraNews. Com // Sebelum lahan diolah dan tanaman padi mendapatkan perawatan, ketersediaan sarana pertanian menjadi salah satu hal yang perlu dipastikan. Bagi para petani di desa, keberadaan pupuk dan obat-obatan tanaman merupakan kebutuhan mendasar agar kegiatan bercocok tanam dapat berjalan lancar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal tersebut menjadi perhatian Babinsa Koramil 12/Tanah Pasir Kodim 0103/Aceh Utara, Koptu Joenie Adie, saat menyambangi kios pengecer sarana produksi pertanian milik warga di Desa Paloh, Kecamatan Tanah Pasir, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (30 Oktober 2026).
Di kios tersebut, Koptu Joenie Adie mengecek secara langsung persediaan pupuk serta racun padi untuk pemeliharaan tanaman. Langkah pemantauan ini dilakukan sebagai bentuk perhatian aparat kewilayahan terhadap kesiapan sarana pendukung pertanian warga.
Sambil melihat tumpukan kantong pupuk dan jajaran pasokan obat-obatan di toko, Koptu Joenie Adie berbincang santai dengan pemilik kios. Obrolan langsung itu membahas seputar kondisi ketersediaan barang serta pola kebutuhan harian yang kerap dicari para petani setempat.
Percakapan sederhana di kios pertanian tersebut menjadi sarana efektif untuk mengetahui kondisi pasokan di tingkat bawah. Dari hasil pengecekan di lapangan, stok pupuk maupun obat tanaman yang ada berada dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Bagi jajaran Kodim 0103/Aceh Utara, pemantauan sarana produksi pertanian merupakan bagian penting dari pendampingan ketahanan pangan (Hanpangan). Ketersediaan kebutuhan petani perlu terus dipantau agar kendala pasokan dapat diantisipasi sejak dini.
Melalui Koramil 12/Tanah Pasir, kegiatan pendampingan ini dijalankan dengan mengedepankan pendekatan kemasyarakatan. Selain memastikan pasokan barang tetap aman, interaksi langsung di lapangan ini juga menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi dengan warga di wilayah binaan.
Dari sebuah kios pertanian di Desa Paloh, Koptu Joenie Adie menjalankan tugas kewilayahan dengan memperhatikan kebutuhan mendasar warga. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa tenang bagi para petani dalam mengolah lahan sawah mereka.(Lia Hambali)






















