ACEH TENGGARA – agaranewa.com// Lumpur dan material sisa banjir yang masih menutupi rumah warga serta badan jalan di Desa Kuning I, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara, menjadi perhatian aparat kepolisian. Untuk mempercepat pemulihan pascabencana, Kapolres Aceh Tenggara AKBP Rujiyanto Dwi Poernomo memimpin langsung pengerahan personel Polres Aceh Tenggara bersama Brimob Polda Aceh, Jumat (30/10/2026).
Pengerahan personel gabungan tersebut diawali dengan apel pemberangkatan yang dipimpin langsung Kapolres. Personel Polres Aceh Tenggara bersama personel Brimob Kompi 1 Batalyon D Pelopor Polda Aceh kemudian bergerak menuju Desa Kuning I untuk membantu masyarakat membersihkan lingkungan yang terdampak banjir.
Setibanya di lokasi, personel gabungan tidak menunggu lama. Mereka langsung turun ke rumah-rumah warga yang masih dipenuhi lumpur dan material bawaan banjir. Dengan peralatan kebersihan yang tersedia, petugas bersama masyarakat bergotong royong membersihkan bagian dalam dan sekitar rumah agar dapat kembali ditempati dengan nyaman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tidak hanya menyasar permukiman warga, perhatian personel juga diarahkan pada akses Jalan Nasional yang terdampak banjir. Endapan lumpur yang menutupi badan jalan membuat permukaan menjadi licin dan berpotensi membahayakan pengendara, terutama kendaraan roda dua.
Karena itu, pembersihan jalan turut menjadi prioritas agar arus lalu lintas dapat kembali berlangsung dengan aman dan lancar.
Kehadiran personel gabungan tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat pemulihan pascabanjir, sekaligus meringankan beban masyarakat yang tengah berupaya membersihkan rumah dan lingkungan mereka dari sisa-sisa bencana.
Kapolres Aceh Tenggara AKBP Rujiyanto Dwi Poernomo menegaskan, pengerahan personel merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama ketika warga menghadapi situasi sulit akibat bencana alam.
Menurutnya, tugas kepolisian tidak sebatas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mencakup kepedulian sosial dan kemanusiaan melalui tindakan nyata yang langsung dirasakan masyarakat.
Melalui kolaborasi personel Polres Aceh Tenggara, Brimob Polda Aceh, masyarakat, serta instansi terkait, diharapkan proses pembersihan dan pemulihan di Desa Kuning I dapat berlangsung lebih cepat.
Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya mengembalikan kondisi lingkungan dan fasilitas umum agar masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari secara normal.
Di tengah kondisi pascabanjir, kehadiran aparat yang ikut mengangkat lumpur, membersihkan rumah, hingga membuka kembali akses jalan menjadi gambaran bahwa penanganan bencana membutuhkan kerja sama dan kepedulian semua pihak.
Polri bersama masyarakat: Melindungi, Mengayomi, dan Melayani. Ady






















